Di tengah perkembangan AI, Amartha jadikan engineering human performance sebagai penggerak pertumbuhan bisnis - ANTARA News Megapolitan
Jakarta (ANTARA) - Amartha Financial menjadikan engineering human performance sebagai penggerak pertumbuhan bisnis yang menghadirkan berbagai layanan digital bagi UMKM perempuan di perdesaan Indonesia.
“Untuk menjawab kebutuhan transformasi, dalam beberapa tahun terakhir kami menerapkan pendekatan Engineering Human Performance, yaitu upaya membangun organisasi yang mampu bertumbuh secara berkelanjutan melalui pengembangan manusianya. Teknologi bisa dibeli, sistem bisa ditiru, inovasi bisa dikejar namun bagi Amartha, ada satu hal yang membedakan organisasi adalah manusianya,” ujar Rine, Chief People Officer Amartha, Rine dalam keterangannya, Senin.
Pendekatan Engineering Human Performance ini bertujuan untuk membekali dan mengoptimalkan SDM internal agar dapat terus mengikuti perkembangan bisnis dan teknologi, termasuk AI.
Program Engineering Human Performance yang dijalankan mencakup berbagai inisiatif pengembangan talenta, pembelajaran berkelanjutan, program mentoring, serta pengembangan kepemimpinan yang dirancang untuk membantu setiap individu bertumbuh sesuai dengan kebutuhan bisnis yang terus berkembang.
Komitmen tersebut tercermin dari pengembangan karier di internal Amartha. Saat ini, delapan dari sepuluh posisi kepemimpinan di Amartha berasal dari promosi internal.
Angka tersebut menunjukkan bahwa Amartha tidak hanya berfokus menarik talenta terbaik, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk tumbuh dan mengambil peran yang lebih besar seiring perkembangan perusahaan.
Pendekatan tersebut juga dibangun di atas prinsip kesempatan yang setara bagi seluruh karyawan. Saat ini, 57,1 persen karyawan Amartha merupakan perempuan.
Pada 2025, perempuan menerima 57,6 persen dari total promosi internal di kantor pusat maupun operasional lapangan, mencerminkan komitmen Amartha dalam membuka akses pengembangan karier yang inklusif bagi seluruh talenta.
“Bagi kami, indikator keberhasilan yang paling penting adalah semakin banyak karyawan yang berkembang dan siap mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Ketika sebagian besar pemimpin kami tumbuh dari dalam organisasi, itu menunjukkan bahwa investasi pada manusia memberikan dampak yang nyata,” lanjut Rine.
Konsistensi Amartha dalam membangun budaya pertumbuhan tersebut mengantarkan perusahaan meraih penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026 untuk empat tahun berturut-turut dan HR Excellence Awards 2026 di kategori Learning & Development, Employer Branding & Talent Acquisition, dan Wellbeing Management.
Bagi Amartha, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas lingkungan kerja yang positif, melainkan refleksi dari komitmen jangka panjang untuk membangun organisasi yang bertumbuh melalui pengembangan manusia, dalam rangka melayani mitra UMKM di perdesaan.
Secara berkelanjutan memperkuat kapasitas karyawan untuk meningkatkan kualitas layanan bagi jutaan UMKM perempuan ultra-mikro di lebih dari 50.000 desa di Indonesia.
“Kami percaya setiap orang ingin terus berkembang. Tugas Amartha adalah menciptakan lingkungan yang memberi kesempatan untuk belajar, mencoba hal baru, dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar. Ketika itu terjadi, pertumbuhan individu dan pertumbuhan bisnis akan berjalan beriringan,” tutup Rine.
Perkembangan kecerdasan artifisial (AI) dan transformasi digital mendorong organisasi untuk terus beradaptasi dengan perubahan yang berlangsung semakin cepat.
Laporan World Economic Forum memperkirakan hampir 40 persen keterampilan yang digunakan pekerja saat ini akan mengalami perubahan pada 2030.
Kondisi ini membuat kemampuan organisasi untuk belajar dan berkembang menjadi semakin penting dalam menjaga pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Tantangan tersebut terasa semakin relevan seiring transformasi perusahaan dari penyedia layanan pembiayaan mikro menjadi perusahaan teknologi keuangan yang menghadirkan berbagai layanan digital bagi UMKM perempuan di perdesaan Indonesia.
Amartha memandang pengembangan manusia sebagai strategi bisnis untuk membangun organisasi yang adaptif di tengah perubahan teknologi dan kebutuhan industri.
Konsistensi dalam membangun budaya ini mengantarkan Amartha meraih HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026 selama empat tahun berturut-turut, serta HR Excellence Awards 2026 dalam tiga kategori.
Alhasil, delapan dari sepuluh posisi kepemimpinan berasal dari promosi internal, mencerminkan komitmen Amartha dalam menumbuhkan talenta dari dalam organisasi.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.