gop-crypto.vip

Karantina Babel perkuat pengawasan disiplin pegawai dalam pelayanan - ANTARA News Bangka Belitung

Pangkalpinang (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Kepulauan Bangka Belitung memperkuat pengawasan dan disiplin internal pegawai, guna memastikan setiap lini pelayanan berjalan sesuai standar, akuntabel dan bebas dari praktik yang merugikan publik.

"Disiplin bukan hanya soal kepatuhan, tetapi menyangkut tanggung jawab profesional pegawai," kata Kepala Karantina Provinsi Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan penguatan pengawasan dan disiplin pegawai ini dimulai dari hal mendasar yaitu kehadiran, kepatuhan terhadap jam kerja, hingga penggunaan atribut dinas yang sesuai ketentuan. Namun, fokus tidak berhenti pada aspek administratif.

"Pengawasan ini juga menyentuh perilaku kerja di lapangan, terutama dalam pelaksanaan tindakan karantina yang berisiko tinggi jika tidak dijalankan dengan disiplin," katanya.

Ia menegaskan setiap pegawai dituntut memahami bahwa tugas karantina berkaitan langsung dengan perlindungan sumber daya hayati dan stabilitas ekonomi daerah.

"Kelalaian kecil pegawai ini bisa berdampak luas, mulai dari masuknya hama penyakit hingga gangguan distribusi komoditas di daerah ini," katanya.

Ia menyatakan transparansi dan keteladanan pimpinan menjadi kunci dalam mendorong perubahan ini agar tidak berhenti sebagai slogan. Oleh karena itu, untuk memastikan konsistensi, pengawasan dilakukan secara berlapis.

"Pengendalian internal diperkuat melalui monitoring rutin, inspeksi mendadak, serta evaluasi kinerja berbasis indikator yang jelas," ujarnya.

Menurut dia pendekatan disiplin ini dipilih untuk menutup celah pembiaran yang selama ini sering menjadi titik lemah organisasi. Oleh karena itu, Karantina Bangka Belitung menempatkan disiplin sebagai fondasi utama pelayanan.

"Ini bukan hanya untuk menjaga aturan tetap berjalan, tetapi untuk memastikan kepercayaan publik tetap terjaga," demikian Herwintarti.

Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.