Kapolda Kalteng temukan titik api seluas 16 hektare saat patroli udara karhutla
Kapolda Kalteng temukan titik api seluas 16 hektare saat patroli udara karhutla
Minggu, 12 Juli 2026 15:45 WIB
FOTO: Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, pada saat melakukan patroli udara kondisi karhutla di Kalteng, Minggu (12/7/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng.
Palangka Raya (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, bersama Gubernur, Agustiar Sabran melaksanakan patroli udara untuk memantau perkembangan titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah.
"Dalam pemantauan tersebut, ditemukan titik api yang membakar lahan gambut seluas sekitar 16 hingga 19 hektare di kawasan Tumbang Nusa, perbatasan Kota Palangka Raya dengan Kabupaten Pulang Pisau," katanya, Minggu.
Patroli udara turut didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo dengan rute pemantauan meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Kapuas, yang dilakukan berdasarkan data hotspot dari aplikasi Sipongi.
Dari hasil patroli udara, rombongan menemukan beberapa titik kebakaran lahan gambut di kawasan perbatasan Kota Palangka Raya dan Kabupaten Pulang Pisau, tepatnya di sekitar wilayah Tumbang Nusa, dengan luasan area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 16 hingga 19 hektare.
"Setelah menemukan titik api, kami langsung menginstruksikan seluruh satgas terkait untuk segera bergerak melakukan pemadaman agar api tidak meluas," ucapnya.
Kapolda bersama Gubernur langsung menginstruksikan Satgas Penanganan Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah, Satgas Karhutla Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Kapuas untuk mengerahkan personel beserta peralatan pemadaman ke lokasi.
Baca juga: Kapolda Kalteng perintahkan selidiki karhutla di Pulang Pisau
Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran api, terutama di lahan gambut yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas apabila tidak segera ditangani.
"Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan seluruh unsur satgas harus terus diperkuat agar penanganan karhutla berjalan cepat, terpadu, dan efektif," ujarnya.
Iwan juga mengungkapkan, patroli udara menjadi bagian dari upaya pengawasan intensif selama musim kemarau untuk memastikan setiap titik api dapat segera dideteksi dan ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
Selain mempercepat penanganan di lapangan, langkah tersebut juga diharapkan mampu meminimalkan dampak kabut asap, menjaga keselamatan masyarakat, serta melindungi kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.