gop-crypto.vip

KAI Sumut: Stasiun Perlanaan simpul pengatur mobilitas angkutan barang - ANTARA News Sumatera Utara

Medan (ANTARA) - KAI Sumut menilai Stasiun Kereta Api Perlanaan memiliki peran strategis karena tidak hanya melayani mobilitas masyarakat melalui dua relasi utama, tetapi juga menjadi simpul penting pengatur mobilitas angkutan barang di wilayah Divre I Sumut.

"Stasiun Perlanaan berada di posisi vital yang menghubungkan angkutan penumpang dan logistik industri. Melalui KA Putri Deli dan KA Sribilah Utama, masyarakat mendapat kemudahan mobilitas, sementara di sisi angkutan barang, stasiun ini menjadi simpul penggerak distribusi komoditas utama daerah," Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo di Medan, Minggu.

Stasiun yang berlokasi di Desa Perlanaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara Itu, terhubung langsung dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

Dari stasiun simpul ini, KA pengangkut peti kemas mengangkut komoditas industri dari KEK Sei Mangkei menuju dua pelabuhan utama di Sumatera Utara, yakni Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kuala Tanjung.

Selain peti kemas, Stasiun Perlanaan memegang posisi penting dalam rantai pasok minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO).

Stasiun itu terhubung dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Gunung Bayu sebagai lokasi muat CPO sebelum diangkut menuju pelabuhan.

Sebaliknya, stasiun itu juga melayani pengangkutan CPO dari PKS lain menuju KEK Sei Mangkei sebagai bahan baku produksi bagi para tenant di kawasan tersebut.

"Melalui layanan komoditas petikemas dan CPO ini, Stasiun Perlanaan secara nyata menghubungkan potensi industri daerah di Simalungun langsung ke pasar global dan pelabuhan internasional," katanya.

Ia menyampaikan di sektor angkutan penumpang, tren pertumbuhan terus menunjukkan kinerja positif pada Semester I dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2024 stasiun itu melayani 42.665 pelanggan, tumbuh 19 persen pada 2025 dengan 50.645 pelanggan, dan pada Semester I 2026 kembali tumbuh 9 persen dengan melayani 55.077 pelanggan.

"Layanan angkutan penumpang di stasiun ini memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat sekitar dan pekerja KEK Sei Mangkei, baik untuk urusan pekerjaan maupun pribadi, dengan konektivitas yang lebih mudah menuju Kota Medan dan Bandara Internasional Kualanamu, sehingga turut mendukung aktivitas ekonomi kawasan," lanjut Anwar.

Kehadiran dua layanan utama, yakni KA Putri Deli (relasi Medan–Tanjungbalai PP) dan KA Sribilah Utama (relasi Medan–Rantauprapat PP), memberikan kemudahan aksesibilitas bagi masyarakat Simalungun bagian timur untuk menjangkau pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.

"KAI Divre I Sumut akan terus meningkatkan pelayanan di Stasiun Perlanaan agar perannya sebagai simpul mobilitas masyarakat dan pusat distribusi logistik semakin optimal. Melalui layanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu, kami berharap stasiun ini dapat terus mendukung konektivitas masyarakat, memperkuat daya saing industri, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara," katanya.

Penampakan Stasiun Perlanaan yang berlokasi di Desa Perlanaan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.KAI Divre I Sumut menyebutkan Stasiun Kereta Api Perlanaan memiliki peran strategis karena tidak hanya melayani mobilitas masyarakat melalui dua relasi utama, tetapi juga menjadi simpul penting pengatur mobilitas angkutan barang di wilayah Divre I Sumut.

Pewarta: Juraidi
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.