Kabel Jalur Kereta Cepat Whoosh Dicuri Mantan Pekerja, KCIC Ungkap Dampaknya |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, CIMAHI -- General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menyebutkan, pencurian kabel di lintasan Kereta Cepat Whoosh sangat berbahaya. Pasalnya, kehilangan kabel dapat memutus fungsi vital pendukung keselamatan dan kelancaran kereta berkecepatan tinggi itu.
Karena itu, KCIC mendukung penuh proses hukum yang dilakukan pihak kepolisian terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh yang bertujuan memberikan efek jera. Eva mengatakan, dampak pencurian tidak hanya berupa kerugian materiil akibat kabel yang hilang, tetapi juga terganggunya pelayanan kepada penumpang.
"Kami sendiri juga sudah menekankan kepada seluruh masyarakat, jika ada kondisi-kondisi membahayakan perjalanan seperti tindakan pencurian, tidak ada kompromi. Kami pasti akan melakukan tindak lanjut melalui jalur hukum, sehingga kami harap ini bisa menjadi pembelajaran untuk semua," kata Eva saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2026).
Pencurian kabel jaringan sinyal dan grounding di jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung terjadi di 126+526, Blok Moncong, RT 01, RW 02, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat pada 26 Juli 2026 serta di 105 di Kampung Bojongsuren, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada 7 September 2026.
Beruntung kerusakan jaringan kabel akibat pencurian itu terdeteksi dari sistem kontrol pusat sehingga ancaman bahaya bisa terhindarkan. Namun akibat pencurian terakhir pada 7 September 2026, perjalananan Kereta Whoosh sempat terhenti sekitar 1,5 jam karena pihaknya harus melakukan perbaikan kerusakan akibat aksi kriminal tersebut.
"Saat kondisi pencurian kabel ini terjadi, ini memang ada terdeteksi tersendiri di pusat kendali operasi. Sehingga pada saat momen tersebut secara otomatis perjalanan akan terganggunkarena kita pasti akan menghentikan perjalanan tersebut untuk mengamankan jalur," jelas Eva.
Untuk pengamanan operasional, KCIC menyiagakan 531 personel pengamanan yang bertugas di stasiun, depo, sepanjang jalur, dan berbagai area operasional lainnya. Jalur Whoosh Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 km juga sudah dilengkapi pagar pengaman dengan kawat berduri serta 1.773 CCTV yang tersebar di berbagai fasilitas, jalur, dan rangkaian kereta cepat.