gop-crypto.vip

Jokowi Ungkap yang Harus Dilakukan PSI Usai Struktur Kepengurusan Rampung 100 Persen

Sabtu, 26 September 2026 - 18:30 WIB

Bandung, VIVA – Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengingatkan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) agar tidak terlena setelah berhasil merampungkan struktur kepengurusan hingga tingkat DPRt di Kota Bandung.

Baca Juga

Menurut Jokowi, struktur partai yang sudah terbentuk harus dibuktikan dengan aktivitas nyata di tengah masyarakat. Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Rakorda DPD PSI Kota Bandung, Sabtu, 26 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jokowi mengapresiasi struktur kepengurusan PSI Kota Bandung yang telah rampung 100 persen. Ia menyebut penyelesaian struktur tersebut menjadi salah satu alasan dirinya bersama Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep hadir dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga

"Kota Bandung, DPC sudah 100 persen selesai. DPRt juga 100 persen selesai. Kenapa saya dan Ketum (Kaesang Pangarep) dateng, karena Bandung sudah 100 persen," katanya di Rakorda DPD Kota Bandung.

Namun, bagi Jokowi, selesainya struktur organisasi bukanlah tujuan akhir. Ia meminta seluruh jajaran partai memastikan struktur yang telah dibentuk benar-benar bergerak.

Baca Juga

“Kalau struktur selesai, kita mau apa? Yang paling penting struktur itu harus hidup, struktur harus bekerja,” kata Jokowi.

Jokowi kemudian memaparkan sejumlah aktivitas yang menurutnya dapat dilakukan kader PSI agar struktur partai tidak hanya aktif secara administratif.

Salah satunya dengan membangun jaringan bersama berbagai komunitas yang ada di daerah. Ia mencontohkan Bandung yang memiliki banyak komunitas, mulai dari olahraga hingga kebudayaan.

“Konkretnya seperti apa? Saudara harus bisa membangun jaringan. Kalau di Kota Bandung, jaringan semua komunitas yang ada. Kan di Bandung komunitas banyak sekali. Ada komunitas olahraga, budaya, buruh dan komunitas lain,” ujarnya.

Tak hanya komunitas, Jokowi juga meminta kader membangun hubungan dengan tokoh-tokoh yang memiliki peran di tengah masyarakat.

“Harus bisa membangun jaringan dengan berbagai komunitas di Bandung,” kata Jokowi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dan kedua, harus bisa membangun hubungan yang baik dengan tokoh di sini. Baik tokoh masyarakat, agama, pemuda, perempuan, semuanya kita harus memiliki hubungan yang baik dengan beliau,” kata dia.

Selain membangun jaringan, Jokowi mendorong kader PSI ikut terlibat dalam kegiatan sosial masyarakat. Ia menyebut kerja bakti dan gotong royong sebagai contoh kegiatan yang bisa menjadi ruang bagi kader untuk hadir bersama warga.

Halaman Selanjutnya

“Kemudian ketiga, aktif dalam kegiatan sosial. Baik kerja bakti, baik gotong royong. Ikuti semuanya. Baik itu Sabtu-Minggu, baik itu malam. Kerja politik itu yang seperti itu dan struktur itu harus bekerja ke sana,” tuturnya.