Iwan Koswara Kecam Penurunan Foto Gibran oleh Pimpinan DPRD Sukabumi |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Legislator Jabar dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Iwan Koswara mengecam tindakan penurunan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka oleh pimpinan DPRD Sukabumi. Menurut dia, tindakan tersebut tidak semestinya dilakukan oleh seorang pimpinan lembaga legislatif yang seharusnya mampu menjaga etika dan sikap dalam menjalankan tugas.
Iwan yang kini menjabat Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) PSI Jabar itu menilai bahwa pimpinan DPRD semestinya menunjukkan sikap yang mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi. Jabatan yang diemban membawa tanggung jawab untuk menjaga kehormatan lembaga serta menghormati simbol-simbol kenegaraan.
“Seharusnya seorang pimpinan DPRD tidak melakukan hal tersebut. Sebagai pimpinan lembaga, ada etika dan tanggung jawab yang harus dijaga,” ujar Iwan, Rabu (14/10/26).
Menurut dia, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, perbedaan tersebut semestinya disikapi melalui komunikasi dan mekanisme yang tepat, bukan dengan tindakan yang berpotensi memunculkan polemik di tengah masyarakat.
Iwan mengatakan, pejabat publik harus mampu memberikan teladan kepada masyarakat. Setiap sikap dan tindakan pimpinan lembaga publik menjadi perhatian masyarakat dan dapat memengaruhi kepercayaan terhadap institusi yang dipimpinnya.
Karena itu, dia mengingatkan agar setiap pejabat publik berhati-hati dalam mengambil sikap, terutama ketika menyangkut simbol kenegaraan dan kehormatan lembaga.
Iwan berharap persoalan tersebut dapat disikapi secara bijak sehingga tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan. Dia juga mendorong semua pihak mengedepankan komunikasi serta menghormati etika kelembagaan dalam menyelesaikan persoalan.
Menurut Iwan, demokrasi bukan hanya tentang perbedaan pendapat dan pilihan politik, melainkan juga tentang kedewasaan dalam bersikap dan kemampuan menghormati institusi negara.
“Perbedaan politik jangan sampai membuat kita mengabaikan etika. Pimpinan DPRD seharusnya menjadi teladan dalam menjaga sikap, menghormati institusi, dan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” kata dia.