Indra Bruggman Ungkap Hal yang Jadi Tantangan Kumpulkan Cast Jinny Oh Jinny
Jakarta -
Aktor Indra Bruggman membawa kabar gembira bagi para penggemar sinetron era 1990-an. Ia berhasil mengumpulkan sejumlah pemain sinetron komedi legendaris Jinny Oh Jinny dalam sebuah reuni.
Pertemuan tersebut menjadi momen spesial bagi Indra dan para pemain lainnya. Pasalnya, mereka sudah cukup lama tidak berada dalam satu proyek pekerjaan.
"Seru, seru banget. Kita kenal lebih dari 20 tahun karena sekian tahun kita gak ketemu, kemarin kerja bareng, jadi ya seru aja. Mengenang masa lalu dan ternyata kita masih apa ya... masih nyambung, masih apa... ya serulah intinya," kata Indra Bruggman saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reuni tersebut dipenuhi dengan nostalgia. Indra mengaku banyak memori lama yang kembali teringat ketika mereka berkumpul.
Momen langka itu kemudian dimanfaatkan Indra untuk membuat konten podcast. Terlebih, salah satu pemain yang hadir adalah Diana Pungky. Inda mengakui cukup sulit untuk bisa mendatangkan Diana Pungky karena memiliki banyak kesibukan.
"Iya, manfaatin waktunya Diana karena Diana waktunya susah. Walaupun kita sama-sama tinggal di Jakarta, tapi gue sama Diana itu beda circle. Jadi jarang banget untuk ketemu," ujar Indra.
"Ya itulah. Mungkin udah 10 tahun lebih ya kan ketemu sama Diana. Begitu dia waktunya oke, kita bikin syuting, terus juga langsung gue bikin podcast karena banyak yang nanya, 'Diana dong datengin'. Bukannya gue gak mau datengin, tapi emang waktu beliau itu agak susah," lanjutnya.
Mengumpulkan para pemain inti Jinny Oh Jinny ternyata bukan perkara mudah. Indra menyebut jadwal Diana Pungky menjadi tantangan tersendiri dibandingkan pemain lainnya.
"Kalau Ivan, Bang Jaka, gampang. Diana yang susah. Diana mungkin yang susah, karena dia banyak schedule, banyak kegiatannya juga beliau tuh. Jadi ya agak repot ngatur jadwalnya," ungkap Indra.
Meski sudah belasan hingga puluhan tahun tidak bekerja bersama dalam satu produksi televisi, Indra menilai karakter dan chemistry di antara mereka masih terasa sama. Kedekatan yang telah terbangun sejak lama membuat suasana ketika kembali bertemu tetap hangat dan penuh canda.
"Ehm... banyak berubah mungkin di angka usia aja. Tapi lain-lainnya gak. Cara bercandaan kita, terus chemistry yang dulu terbangun, pas ketemu masih kuat gitu," kata Indra.
"Jadi ya gak ada yang berubah kecuali umur sama kulit mungkin. Sama rambutlah dikit," pungkasnya.
(fbr/pus)