Indonesia vs Bangladesh, Herdman minta dukungan suporter
Indonesia vs Bangladesh, Herdman minta dukungan suporter
Rabu, 30 September 2026 19:16 WIB
Pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman memberikan arahan kepada para pemain saat bertanding melawan Tim Nasional Malaysia pada pertandingan penyisihan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9/2026). Indonesia bermain imbang melawan Malaysia den gan skor 0-0. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Kepala Timnas indonesia John Herdman meminta dukungan suporter Indonesia bagi tim asuhannya saat menjamu Bangladesh setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
"Saya memberikan penghormatan besar kepada para suporter. Luar biasa melihat stadion malam ini," kata John Herdman dalam konferensi pers usai laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.
Ia mengatakan dalam laga melawan Malaysia, timnya merasakan energi dukungan suporter yang luar biasa terutama dalam 20 menit terakhir pertandingan.
Pelatih asal Inggris itu menyebut dukungan para suporter skuad Garuda tersebut sebagai "faktor x" untuk negara dan para pemain.
Ia mengatakan bahwa timnya sedang membangun persaudaraan untuk berjuang mencapai tujuan dalam turnamen tersebut. Oleh sebab, itu, kata dia, ketika basis suporter memberikan dukungan yang kuat akan sangat berarti untuk perjuangan bersama.
"Saya sangat bangga kepada mereka (para suporter), benar-benar bangga, dari satu orang kepada orang lainnya. Mereka memberikan segalanya malam ini," katanya.
Herdman mengatakan bahwa timnya tetap membutuhkan dukungan yang sama untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Bangladesh pada Kamis (1/10).
Ia menjelaskan bahwa Malaysia akan menghadapi Singapura yang merupakan tim tangguh, sehingga pertandingan ketiga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menjaga peluang keluar sebagai juara grup A.
Ia memastikan timnya sudah siap untuk berjuang memenangkan pertandingan ketiga.
"Secara keseluruhan, setidaknya para suporter masih memiliki pertandingan ketiga yang bisa mereka nantikan dan datang untuk mendukung kami. Kami membutuhkan dukungan itu lagi," katanya.
Dengan hasil imbang melawan Malaysia, Indonesia tetap tertahan di peringkat kedua klasemen sementara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia berada di bawah Malaysia yang memimpin klasemen dengan mengoleksi tiga poin namun unggul selisih satu gol.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir meminta timnas Indonesia tidak menganggap remeh Bangladesh pada laga terakhir Divisi 1 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10) malam.
Erick mengatakan Bangladesh tetap harus diwaspadai karena pertandingan tersebut menjadi bagian penting demi menjaga peluang Tim Garuda melaju ke babak final FIFA ASEAN Cup 2026 untuk menghadapi Thailand.
“Artinya, Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Timnas harus fight dan mudah-mudahan Malaysia dan Singapura juga fight sama-sama. Kita lihat nanti hasilnya,” ujar Erick di Bandung, Selasa.
Erick mengatakan peluang Indonesia masih terbuka sehingga para pemain harus terus berjuang hingga pertandingan terakhir.
“Masih ada peluang. Dengan segala risiko, harus berjuang. Namanya berjuang ya seperti ini, ngos-ngosan, tidak mudah,” katanya.
Dia juga mengapresiasi perjuangan pemain Indonesia yang tetap memberikan kemampuan maksimal saat bermain dengan 10 pemain ketika ditahan imbang Malaysia 0-0 pada laga kedua Grup A, Senin (28/9).
Skuad Indonesia, menurutnya, telah menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang pertandingan meski menghadapi situasi sulit.
“Kalau saya lihat dalam konteks yang saya lihat kemarin, dengan pemain kurang satu, pemain-pemain harus kita apresiasi. Mereka terbang jauh, bertanding jauh, dan memberikan kekuatan semaksimal mungkin,” ujar Erick.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Imbang lawan Malaysia, Herdman minta dukungan suporter jamu Bangladesh
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.