Indonesia Siapkan Dana Produksi Bersama untuk Gaet Sineas Asing
Bagikan:
AKARTA – Pemerintah menyiapkan skema co-production fund untuk menarik produser asing menggarap film bersama sineas Indonesia. Insentif itu akan melengkapi program matching fund yang lebih dulu berjalan.
Rencana tersebut dibahas Menteri Kebudayaan Fadli Zon bersama CEO Global AI Assembly Feliana Citradewi dan President of the Conference of European Imams Hassen Chalgoumi di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Senin (20/7).
Pertemuan itu membuka peluang komunikasi antara produser film internasional dan Direktorat Film, Musik, dan Seni Kementerian Kebudayaan. Pembicaraan mencakup produksi bersama, investasi, serta pemanfaatan insentif pemerintah.
Fadli mengatakan industri film nasional terus tumbuh. Namun, ekspansi pasar masih terbentur terbatasnya jumlah layar bioskop di berbagai daerah.
“Indonesia masih memerlukan peningkatan jumlah layar bioskop untuk mendukung pertumbuhan industri film nasional agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.
BACA JUGA:
Selain kerja sama perfilman, pertemuan membahas promosi Indonesia sebagai negara dengan keragaman budaya dan agama. Pemerintah ingin membawa narasi tersebut ke forum internasional melalui film, pertunjukan, dan kegiatan budaya.
Menurut Fadli, ratusan bahasa daerah dan pengakuan terhadap hari besar sejumlah agama menjadi bagian dari kekuatan budaya Indonesia.
“Keberagaman tersebut merupakan kekuatan Indonesia dalam membangun kehidupan masyarakat yang inklusif dan harmonis di tengah perbedaan,” ujarnya.
Sejumlah agenda ikut dijajaki. Di antaranya acara penghargaan perdamaian di Eropa yang disertai promosi budaya Indonesia serta Concert de la Paix atau Konser Perdamaian di Jakarta.
Feliana mengatakan pihaknya memiliki pengalaman mempromosikan keberagaman dan masyarakat multikultural Indonesia ke tingkat global.
“Kami memiliki pengalaman untuk mempromosikan diversitas dan multikultur Indonesia ke dunia,” katanya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+