gop-crypto.vip

Indonesia Pimpin ASEAN Committee in Washington, Bawa Sederet Agenda

Liputan6.com, Washington, DC - Indonesia resmi menerima estafet kepemimpinan ASEAN Committee in Washington, D.C. (ACW), forum yang mempertemukan para duta besar negara-negara ASEAN di Amerika Serikat.

Pergantian kepemimpinan tersebut berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, di Kedutaan Besar Kerajaan Kamboja di Washington, D.C.

Duta Besar Kerajaan Kamboja untuk Amerika Serikat Koy Kuong menyerahkan keketuaan ACW kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo.

Pergantian tersebut menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat koordinasi dan diplomasi kolektif ASEAN di Washington. Melalui ACW, negara-negara ASEAN menyatukan pandangan, membangun pendekatan bersama, sekaligus menyampaikan kepentingan kawasan kepada pemerintah, Kongres, dunia usaha, akademisi, think tank, dan masyarakat Amerika Serikat.

Forum ACW memiliki ruang kerja yang semakin luas, tidak hanya menyangkut isu diplomasi, politik dan keamanan, tetapi juga perdagangan, investasi, konektivitas, pendidikan, ekonomi digital, kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim, energi, kesehatan, inovasi, keamanan maritim hingga teknologi antariksa.

Dalam beberapa kesempatan, ACW juga melakukan konsultasi dan dialog dengan berbagai lembaga penting Amerika Serikat, termasuk Department of State, Gedung Putih dan National Security Council, Department of Commerce serta lembaga federal lainnya.

Kepemimpinan Indonesia juga diarahkan untuk memperkuat prinsip ASEAN centrality, sehingga Asia Tenggara tetap menjadi kawasan yang aktif dalam membangun kerja sama Indo-Pasifik yang damai, stabil, terbuka dan berbasis aturan. Pendekatan kolektif melalui ACW sekaligus memberikan ruang bagi ASEAN untuk menyampaikan kepentingan bersama kepada Amerika Serikat.

“Melalui kepemimpinan di ACW, Indonesia membawa pesan bahwa Asia Tenggara siap menjadi mitra yang kuat, relevan, dan konstruktif bagi Amerika Serikat maupun dunia,” ujar Dubes RI untuk AS Indroyono Soesilo dalam keterangan tertulis, Sabtu (19/9/2026).