IHSG menguat seiring menurunnya risiko stabilitas domestik - ANTARA News Jawa Timur
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat pagi, bergerak menguat seiring menurunnya risiko stabilitas keamanan dan politik dari tingkat domestik.
IHSG dibuka menguat 13,97 poin atau 0,21 persen ke posisi 6.535,72. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,99 poin atau 0,31 persen ke posisi 643,06.
"Diperkirakan IHSG bergerak sideways pada kisaran 6,450-6,580, menjelang akhir pekan dan pidato Chairman The Fed di simposium Jackson Hole," ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.
Dari dalam negeri, menurunnya risiko politik dan keamanan dalam negeri direspon positif oleh pelaku pasar, setelah selama beberapa hari terakhir pasar cenderung tertekan mengantisipasi kondisi keamanan dan politik domestik.
DPR RI menargetkan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset menjadi Undang-Undang (UU) paling lambat 15 Desember 2026.
Di sisi lain, Komisi XI DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih periode 2026-2031.
Melalui persetujuan itu, secara definitif Destry Damayanti menggantikan Perry Warjiyo yang mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada 25 Juli 2026. Sedangkan posisi Deputi Gubernur Senior beralih kepada Aida S. Budiman.
"Dengan demikian diharapkan akan mengurangi ketidakpastian mengenai kebijakan moneter BI selanjutnya serta menjaga stabilitas dan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia," ujar Ratna.
Sementara itu, Danantara Indonesia mengalokasikan dana sebesar 1 miliar dolar AS kepada perusahaan manajemen aset asal Swiss, Partners Group, untuk investasi di sektor private credit.
Danantara menempatkan 600 juta dolar AS kepada Partners Group untuk investasi pada peluang direct lending. Sedangkan dana sebesar 400 juta dolar QS lainnya dialokasikan sebagai discretionary tranche, yang akan dikelola Partners Group serta digunakan untuk kebutuhan co-investment.
Dari mancanegara, bursa Wall Street mencatatkan penguatan dipicu oleh kinerja kuartalan Nvidia yang kembali membangkitkan antusiasme investor terhadap sektor kecerdasan buatan (AI).
Nvidia, perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, mencatatkan pendapatan kuartalan yang meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh kenaikan permintaan perangkat keras di tengah pembangunan infrastruktur AI berskala masif.
"Hal ini mengingatkan investor bahwa sektor AI dan teknologi masih menjadi pendorong utama penguatan di Wall Street," ujar Ratna.
Sementara itu, harga minyak mentah global terpantau menguat setelah AS mengonfirmasi tidak sedang melakukan pembicaraan dengan Iran, meskipun adanya upaya diplomatik yang dilakukan negara-negara lain.
Hal tersebut membuat harapan terhadap pulihnya aliran minyak melalui Timur Tengah pun meredup, karena sebelumnya Iran menyatakan akan membuka Selat Hormuz jika AS menyetujui syarat dari Iran.
"Ketidakpastian kondisi di Timur Tengah berpotensi membuat harga minyak masih bertahan di level tinggi lebih lama dari perkiraan sebelumnya," ujar Ratna.
Sementara itu, imbal hasil obligasi US Treasury tidak banyak berubah menjelang dimulainya simposium ekonomi tahunan Fed di Jackson Hole.
"Investor menantikan pidato Chairman Fed Kevin Warsh di Jackson Hole untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek inflasi dan arah kebijakan moneter bank sentral tersebut," ujar Ratna.
Bursa Eropa bergerak variatif pada Kamis (27/05), diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 0,73 persen, indeks FTSE 100 Inggris melemah 0,79 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,31 persen, serta indeks CAC 40 Prancis melemah 1,68 persen.
Sementara bursa AS Wall Street kompak menguat pada Kamis (27/05), diantaranya diantaranya indeks S&P 500 menguat 0,72 persen ke 7.730,99, indeks Nasdaq menguat 1,57 persen ke 26.541,35, dan indeks Dow Jones menguat 0,20 persen ke 53.569,44.
Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 0,75 persen ke 66.623,00, indeks Shanghai menguat 0,16 persen ke 3.962,12, indeks Hang Seng menguat 0,21 persen ke 25.630,50, dan indeks Strait Times menguat 0,02 persen ke 5.685,33.
Pewarta: Muhammad Heriyanto
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.