IEU-CEPA Berpotensi Bebaskan Tarif 90% Produk Indonesia
Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian melihat manfaat besar dari penerapan perjanjian ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement/IEU-CEPA). Melalui kesepakatan ini, sebagian besar pos tarif yang dikenakan pada produk asal Indonesia berpotensi mendapat pembebasan.
Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi, mengatakan bahwa IEU-CEPA yang masih dalam tahap perundingan tersebut membuka peluang signifikan bagi Indonesia dan Irlandia.
"Setelah mulai berlaku, sebanyak 90,4% pos tarif Indonesia akan langsung mendapatkan tarif nol persen. Sementara itu, tambahan 8,37% pos tarif akan mendapatkan penurunan tarif secara bertahap dan fasilitas tariff-rate quota," kata Edi usai bertemu Duta Besar Irlandia, Sharon Lennon, di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Ia menerangkan, perjanjian IEU-CEPA akan membuka peluang lebih besar bagi produk-produk unggulan Indonesia, mulai dari minyak sawit, alas kaki, kopi, furnitur, produk pertanian dan perikanan, hingga peralatan telekomunikasi.
Edi juga menilai penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Pemerintah Indonesia dan Irlandia dapat memuluskan implementasi IEU-CEPA di masa mendatang. Berbagai aspek perdagangan kedua negara pun akan diperkuat pada waktunya.
"Ketika nanti kita melaksanakan IEU-CEPA, Irlandia akan menjadi salah satu pintu gerbang untuk mendorong keterlibatan UMKM—khususnya mereka yang sudah go digital—untuk memanfaatkan pasar di Eropa," ucapnya.
"Nah, inilah yang terus kita cari. Tadi sudah banyak usulan yang dihasilkan dari Kadin dan harus segera ditindaklanjuti," imbuh Edi.
Senada dengan hal tersebut, Dubes Irlandia Sharon Lennon menegaskan bahwa UMKM menjadi salah satu poin utama dalam pembahasan kerja sama perdagangan kedua negara. "UMKM jadi poin diskusi kita, baik untuk Indonesia, Irlandia, maupun keseluruhan Eropa," katanya.