gop-crypto.vip

IBMA Resmi Dibentuk, Pasar Bullion Indonesia Bidik Standar Global

Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI, 14 Agustus 2026.

Peresmian dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Ketua Umum IBMA, Selfie Dewiyanti yang juga Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, dan Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, disaksikan oleh 11 founder IBMA.

Baca Juga: Bank Emas Kelola 177 Ton, Industri Bullion Indonesia Masuk Fase Baru

Hadir pula Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf; Dewan Komisioner OJK, Dicky Kartikoyono, Chief Economist BPI Danantara; Reza Yamora Siregar; Kepala BSN, Donny Purnomo; Kepala Bappebti, Tirta Karma Senjaya, serta perwakilan World Gold Council dan Malaysia Gold Association.

IBMA hadir untuk mengisi ruang kosong sebagai lembaga tunggal yang menyatukan pelaku usaha dan menetapkan standar industri seragam. Asosiasi ini menjadi jembatan penghubung seluruh pemangku kepentingan dari hulu ke hilir, meliputi pertambangan, jasa keuangan, pemurnian (refinery), manufaktur, dan jasa pendukung bisnis lainnya, sejalan dengan Asta Cita.

Anggota IBMA saat ini antara lain PT Pegadaian (Persero), Bank Syariah Indonesia (BSI), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), UBS Gold, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN), Galeri 24, Brinks Solution Indonesia, ICDX Group, PT Central Mega Kencana (CMK), PT Sentral Kreasi Kencana (SKK Jewels), serta PT Laku Emas Indonesia.

Ketua Umum IBMA Selfie Dewiyanti menyatakan kehadiran IBMA diharapkan menjadi platform utama bagi seluruh pelaku industri untuk membangun pasar bullion Indonesia yang kredibel, kompetitif, dan berstandar internasional.

"Kehadiran IBMA diharapkan menjadi platform utama bagi seluruh pelaku industri untuk membangun pasar bullion Indonesia yang kredibel, kompetitif, dan berstandar internasional. Dengan ekosistem yang semakin kuat, Indonesia tidak hanya akan menjadi negara penghasil emas, tetapi juga berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa bullion di kawasan," ujar Selfie.

Selfie juga menyampaikan bahwa PT Pegadaian telah menyiapkan kantor sekretariat dan ruang rapat IBMA di lantai dua Pegadaian Tower sebagai pusat koordinasi dan aktivitas organisasi.

"Kami meyakini penempatan sekretariat IBMA di Pegadaian Tower adalah pilihan tepat. Kawasan ini telah berkembang menjadi pusat ekosistem emas nasional dengan berbagai fasilitas terintegrasi, mulai dari Bullion Pegadaian, vault internasional, ATM Emas, Galeri 24, G-Lab, pusat lelang emas, hingga bazar emas rutin," tambahnya.

Pemerintah menempatkan pengembangan pasar bullion sebagai pilar transformasi ekonomi menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029, sejalan dengan agenda hilirisasi Asta Cita. Berdasarkan World Gold Council, produksi emas Indonesia 2025 mencapai 104 ton, menempatkan Indonesia di peringkat 10 dunia.

Baca Juga: Bank Emas Kelola 153 Ton Emas, Prabowo Kejar Nilai Tambah

Melalui IBMA, hilirisasi emas dipastikan berjalan lebih cepat, instrumen keuangan berbasis emas semakin beragam, dan tercipta deeper market dengan likuiditas lebih tinggi.

Seluruh anggota IBMA berkomitmen mengoptimalkan potensi emas nasional untuk mendukung stabilitas sistem keuangan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.