Heboh! Cosplayer Jual Air Lemon Hasil Rendaman Kaki seharga Rp 133 Ribu
Jakarta -
Heboh cosplayer di China jual minuman lemon hasil rendalam kaki seharga Rp 133 ribu per gelas. Aksi ini viral dan banjir kecaman dari netizen.
Aksi tak biasa terjadi dalam sebuah acara anime di Guangzhou, Guangdong, China. Sejumlah cosplayer wanita menjual minuman yang mereka sebut sebagai feet juice.
Sesuai namanya, 'feet juice' yang dimaksud merupakan air rendaman kaki bercampur irisan lemon kepada para pengunjung. Jelas, aksi ini memicu kontroversi di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari South China Morning Post (30/7) insiden tersebut terjadi di Firefly Comic Convention, salah satu ajang anime terbesar di China.
Dalam video yang beredar, beberapa cosplayer duduk di kursi sambil merendam kaki telanjang mereka ke dalam wadah berisi air dan irisan lemon.
Cosplayer Jual Air Lemon Hasil Rendaman Kaki seharga Rp 133 Ribu Foto: SCMP
Rekan mereka kemudian mengambil air tersebut menggunakan gelas sekali pakai dan menjualnya kepada pengunjung seharga 50 yuan atau sekitar Rp 133 ribu per gelas.
Di dekat stan, terpampang sebuah pemberitahuan yang berbunyi, "Ini hanya untuk hiburan. Kami tidak bermaksud mengarahkan ke hal-hal yang tidak pantas."
Meski demikian, aksi tersebut justru menarik perhatian banyak orang. Sejumlah pengunjung mengantre untuk membeli, sementara yang lain merekam dan mengunggahnya ke media sosial hingga menjadi viral.
Belum diketahui apakah seluruh pembeli benar-benar meminum cairan tersebut. Namun, beberapa video yang beredar memperlihatkan pengunjung pria berbaring di lantai dengan mulut terbuka untuk menangkap tetesan air dari kaki cosplayer.
Bahkan, ada pula laporan yang menyebut beberapa pria memegang kaki cosplayer dan menjilatinya secara langsung.
Cosplayer Jual Air Lemon Hasil Rendaman Kaki seharga Rp 133 Ribu Foto: SCMP
Keramaian yang ditimbulkan membuat penyelenggara Firefly Comic Convention turun tangan. Mereka meminta para cosplayer yang terlibat menghentikan aktivitas tersebut dan meninggalkan lokasi acara.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa kegiatan semacam itu dilarang karena dinilai dapat mengganggu ketertiban umum sekaligus merusak reputasi acara.
Aksi ini disebut mirip dengan tren yang sempat muncul di sebuah konvensi anime di Amerika Serikat pada Mei lalu.
Saat itu, beberapa peserta juga menjual feet juice dengan harga US$10 hingga US$30 atau sekitar Rp 180 ribu-Rp 542 ribu per gelas dan menuai kontroversi di berbagai negara.
Peristiwa tersebut memicu gelombang kritik dari netizen China. Banyak yang mempertanyakan tindakan penjual maupun pembelinya, bahkan mengkhawatirkan risiko kesehatan akibat mengonsumsi cairan tersebut.
"Sangat tidak masuk akal! Yang satu berani menjual, yang satu lagi berani membeli," tulis netizen di media sosial.
"Saya merasa mual hanya membaca berita ini. Apa mereka sedang menantang bagian penyakit menular di rumah sakit?" tulis netizen lainnya.
(raf/adr)