Hasil Timnas Indonesia vs Arab Saudi basket: Garuda gagal ke perempat final Asian Games 2026 - ANTARA News Jawa Barat
Jakarta (ANTARA) - Tim nasional bola basket putra Indonesia gagal melaju putaran perempat final Asian Games 2026 setelah takluk 89-100 dari Arab Saudi pada laga Grup A di Aichi International Arena, Nagoya, Jepang, Minggu.
Dikutip dari laman Asian Games 2026, hasil tersebut sekaligus menunjukkan Indonesia kalah pada tiga laga Grup A. Sebelumnya, skuad Garuda tumbang 53-98 dari Jepang, dan 48-102 dari Korea Selatan.
Dengan demikian, timnas basket putra Indonesia menyamai pencapaian dalam Asian Games 2022, yaitu mereka gagal meraih satu pun kemenangan.
Pada laga kontra Arab Saudi, Indonesia sempat unggul jauh 19-9 pada kuarter pertama sebelum sang lawan menyamakan skor 21-21 pada akhir fase tersebut.
Setelah itu, Arab Saudi menemukan ritme permainan mereka dan menutup kuarter kedua dengan keunggulan 50-41.
Seusai jeda, Indonesia terus tercecer dan ketinggalan 55-70 pada kuarter ketiga. Kuarter terakhir, dua angka dari Derrick Michael menjadi penutup perolehan skor Indonesia yang akhirnya kalah 89-100.
Abraham Damar menjadi pencetak poin terbanyak bagi Indonesia pada laga tersebut dengan 22 poin, ditambah tiga rebound dan satu assist.
Sementara di kubu Arab Saudi, Muhammad Abdurrahkman tampil dominan dengan membuat 41 angka, lima rebound dan lima assist.
Perbedaan yang cukup lebar di antara kedua tim adalah dari sisi turnovers, di mana Indonesia membuat 14 kali sepanjang laga, sementara Arab Saudi hanya enam kali.
Selain itu, Indonesia tidak efektif di field goals yang akurasinya cuma 39 persen saat Arab Saudi 50 persen.
Di kompetisi basket putra Asian Games 2026 yang diikuti 12 tim dan dibagi ke tiga grup, dua tim terbaik dari setiap grup berhak melaju langsung ke perempat final.
Dua tim terakhir untuk melengkapi komposisi delapan besar datang dari dua tim yang berstatus peringkat ketiga terbaik.
Pewarta: Michael Siahaan
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.