gop-crypto.vip

Harga Batu Bara Cina Tembus Level Tertinggi dalam Tiga Tahun Imbas Kebijakan RI - Energi Katadata.co.id

Harga batu bara termal Cina naik ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan ini terjadi di tengah lambatnya pertumbuhan produksi domestik dan gangguan pasokan dari Indonesia yang merupakan eksportir utama batu bara mereka.

Kondisi tersebut juga berlangsung bersamaan dengan reli harga energi yang dipicu oleh perang Amerika Serikat (AS)-Iran. Asosiasi Transportasi dan Distribusi Batu Bara Cina menyebut harga acuan batu bara untuk pembangkit listrik mencapai 1.004 yuan (US$ 150) per ton pada Senin. Ini merupakan kali pertama harga tersebut menembus angka 1.000 yuan dalam dua tahun terakhir. 

Bloomberg mencatat, batu bara masih menjadi bahan bakar utama pembangkit listrik Cina, dengan kontribusi sekitar setengah dari bauran listrik negara tersebut. Meskipun pembangunan energi terbarukan meningkat pesat di Cina dalam beberapa tahun terakhir. 

Produksi domestik bahan bakar fosil ini turun lebih dari 3% pada periode Januari-Agustus dibandingkan periode yang sama pada 2025. Penurunan ini terjadi akibat peningkatan langkah-langkah keselamatan setelah insiden tambang runtuh yang menewaskan sejumlah orang di Provinsi Shanxi pada Mei.

Cina sebelumnya mengandalkan Shanxi untuk memulihkan produksi hingga mencapai sekitar 31 juta ton per tahun pada akhir tahun. Namun ternyata persetujuan atas permohonan pembukaan kembali tambang berjalan lebih lambat dari perkiraan. Otoritas terkait akan berhati-hati dalam mengeluarkan persetujuan menjelang pertemuan besar Partai Komunis pada akhir bulan ini.

Tak hanya soal perizinan, produksi batu bara disana juga mengalami hambatan pemeliharaan selama tiga pekan di jalur kereta api utama pengangkut batu bara Cina hingga 26 Oktober. Hal ini diperkirakan akan membuat harga tetap tinggi.

Masalah batu bara tak hanya disumbang dari faktor domestik, namun juga diperparah oleh kondisi luar negeri. Pemasok utama batu bara termal Cina yakni Indonesia juga menurunkan angka pengiriman batu bara ke negeri panda. Penurunan terjadi setelah pemerintah mengambil langkah untuk membatasi produksi guna memulihkan harga dan meningkatkan penerimaan negara. 

Belakangan ini, kekeringan yang berkaitan dengan pola cuaca El Niño juga menurunkan permukaan air sungai di sejumlah wilayah penghasil batu bara utama di Indonesia. Kondisi tersebut memaksa operator tongkang mengurangi muatan yang diangkut.

Di samping itu, konsumsi batu bara Cina biasanya meningkat selama bulan-bulan musim dingin, yang diperkirakan akan mempertahankan tekanan kenaikan harga. Bahan bakar alternatif untuk pembangkit listrik, yakni gas alam cair (liquefied natural gas/LNG), juga mengalami lonjakan harga tahun ini karena perang di Timur Tengah membuat produksi Qatar tertahan di balik Selat Hormuz.