Gunungkidul beri penghargaan atlet berprestasi dan luncurkan Puslatkap
Gunungkidul beri penghargaan atlet berprestasi dan luncurkan Puslatkap
Rabu, 9 September 2026 21:49 WIB
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih (kanan) saat memberikan penghargaan kepada salah satu atlet yang berhasil mengharumkan nama Gunungkidul melalui ajang olahraga nasional maupun internasional di Alun-Alun Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (9/9/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gunungkidul
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional sekaligus meluncurkan Pusat Latihan Kabupaten (Puslatkap).
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, di Gunungkidul, Rabu, mengatakan pemberian penghargaan dan peluncuran Puslatkap tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 yang digelar melalui Apel Besar di Alun-Alun Wonosari, Rabu (9/9).
"Peringatan Haornas tahun ini mengusung tema 'Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar', agar budaya olahraga menjadi sebuah kebutuhan masyarakat," katanya.
Ia menyebutkan terdapat enam atlet maupun pelatih yang diberikan penghargaan karena telah mengharumkan nama Gunungkidul di kancah nasional maupun internasional.
"Kami mengapresiasi para atlet maupun pelatih atas keberhasilan yang telah mereka capai," ujarnya.
Para penerima penghargaan tersebut, yakni Andri Yulianto sebagai pelatih cabang olahraga menembak yang sukses membawa atletnya meraih medali emas dan perak pada Kejuaraan 48th Seasa Championship di Taoyuan, Taipei.
Kemudian, Tupar yang merupakan pelatih cabang olahraga atletik berhasil meraih medali emas dan memecahkan rekor nasional jalan cepat putra dan putri U-18.
"Ada Afik Oktafian seorang Atlet Cabor Atletik, peraih medali perunggu sekaligus memecahkan rekor nasional Jalan Cepat pada Kejuaraan Athletics Indonesia Open 2026 di Jakarta," katanya.
Atlet lainnya, lanjut dia, yakni Nabila Mahdiya Eka yang merupakan atlet cabang olahraga atletik jalan cepat, peraih medali emas sekaligus memecahkan rekor nasional pada Kejuaraan Athletics Indonesia Open 2026 di Jakarta.
Kemudian, Gallant Muhammad Raya, atlet peraih medali emas pada 3rd Asian Hapkido Championship di Hong Kong.
"Terakhir ada Yuda Wahyu Surya Pratama, atlet bola voli yang memperkuat Timnas Indonesia U-18 di kejuaraan Asian Volleyball Confederation AVC Boys U-18 Volleyball Championship 2026 di Haikou-Cina," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Gunungkidul juga memberikan bantuan sarana dan prasarana olahraga kepada sejumlah wilayah, seperti sarana dan prasarana sepak bola untuk Kalurahan Selang dan Kalurahan Gari, serta sarana dan prasarana tenis meja untuk Kalurahan Logandeng guna membangkitkan gairah olahraga di daerah tersebut.
"Olahraga adalah investasi terbesar kita untuk membangun manusia Gunungkidul yang utuh. Kita sedang menempa disiplin, karakter yang tangguh, sportif, dan daya juang yang tidak kenal menyerah," katanya.
Endah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah hingga tingkat kelurahan untuk menyediakan ruang publik dan fasilitas olahraga yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Salah satunya melalui peluncuran Puslatkap KONI dan NPCI Gunungkidul sebagai langkah awal persiapan intensif menghadapi ajang Porda dan Peparda DIY 2027.
"Saya turut bangga melihat semangat para atlet dan pelatih yang tetap gigih mencetak prestasi emas di tengah berbagai keterbatasan," ujarnya.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026