Gubernur: Sekolah Rakyat perluasan pendidikan bagi masyarakat miskin
Gubernur: Sekolah Rakyat perluasan pendidikan bagi masyarakat miskin
Rabu, 12 Agustus 2026 20:20 WIB
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memberikan keterangan kepada sejumlah pewarta terkait Sekolah Rakyat (SR). ANTARA/Moh Ridwan
Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid mengatakan program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas pemerintah pusat langkah perluasan pendidikan bagi masyarakat miskin di daerah.
"Pendidikan harus dinikmati semua anak bangsa, makan kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah membuka akses pendidikan seluas-luasnya kepada masyarakat," katanya di Palu, Rabu.
Ia menjelaskan di Sulteng saat ini telah memiliki tiga rintisan SR Menengah Pertama (SRMP) 22 di Kabupaten Sigi yang dikelola Kementerian Sosial, SR Terintegrasi 20 Tadulako Nambaso diinisiasi Pemprov Sulteng, serta SR Terintegrasi 60 di Tojo Una-Una yang dikelola pemerintah kabupaten setempat
SR 20 Tadulako Nambaso telah melaksanakan proses belajar mengajar hampir setahun atau dimulai sejak 15 Agustus 2025.
"Metode pembelajaran berbasis pendidikan holistik, berkelanjutan dan penguatan karakter. masyarakat berhak mengenyam pendidikan di sekolah itu yakni anak-anak berasal dari keluarga miskin kategori Desil 1 dan Desil 2, melalui tahapan seleksi oleh pemerintah," ujarnya.
Ia mengatakan daerah-daerah yang lain di Sulteng yang dinyatakan telah lolos verifikasi nasional, saat ini sedang tahap administrasi.
Di Sulteng sejumlah daerah dijadwalkan untuk pembangunan SR tahun 2026 yakni Kabupaten Sigi, Parigi Moutong dan Buol. Khusus Sigi masuk dalam salah satu prioritas utama, karena memiliki rintisan SRMP.
Di kabupaten itu pembangunan gedung permanen SR dijadwalkan Oktober berlokasi di Desa Pombewe, Kecamatan Biromaru dengan target kapasitas bangunan dapat menampung ribuan siswa dari keluarga prasejahtera.
Kabupaten Buol telah dinyatakan lolos verifikasi administrasi oleh Kementerian Sosial bersama Kabupaten Parigi Moutong dan Tojo Una-Una.
"Saat ini sekretaris daerah (sekda) kabupaten-kabupaten yang mendapat alokasi SR sedang bertemu dengan Menteri Sosial membahas finalisasi SR," kata Anwar.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026