gop-crypto.vip

Gubernur Kaltara Usulkan Penguatan Ekonomi Kreatif kepada Menekraf

Bagikan:

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Zainal A. Paliwang menyampaikan sejumlah usulan strategis untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif kepada Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya dalam audiensi di kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta.

Gubernur, Zainal memaparkan potensi ekonomi kreatif Kaltara yang didukung kekayaan budaya, talenta muda, serta destinasi wisata alam. Ia didampingi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kaltara, Rahmawati Zainal.

Salah satu usulan yang disampaikan adalah pelaksanaan Safari Kekayaan Intelektual untuk memfasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi pelaku ekonomi kreatif di Kaltara.

"Banyak musisi dan desainer kita punya karya bagus, tetapi belum didaftarkan hak intelektualnya. Sayang kalau karya mereka tidak terlindungi," kata Zainal, Rabu, 22 Juli.

Selain itu, Pemprov juga mengusulkan penguatan akses internet di desa-desa yang memiliki potensi ekonomi kreatif. Menurut Zainal, keterbatasan jaringan masih menjadi kendala bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dalam memasarkan produk secara digital.

"Kalau internetnya kuat, mereka bisa jualan lebih luas, ikut pelatihan daring, dan berkembang lebih cepat," ujarnya.

Usulan lainnya ialah pembangunan Rumah Kreatif Kaltara sebagai pusat aktivitas pelaku ekonomi kreatif dari lima kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

"Kami ingin ada satu rumah besar bagi pelaku ekonomi kreatif Kaltara," ungkapnya.

Gubernur Zainal juga memperkenalkan sejumlah agenda unggulan daerah, seperti Kaltara Begimpor dan Benuanta Fest, serta mempromosikan potensi wisata Goa Berlapis yang memiliki keunikan stalaktit dan stalagmit yang menghasilkan bunyi bernada saat dipukul.

Sementara itu, Menekraf, Teuku Riefky Harsya, menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan Pemerintah Provinsi Kaltara. Ia menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen daerah dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang mencakup perlindungan karya, peningkatan kapasitas pelaku, penyediaan ruang kreatif, hingga penguatan akses pemasaran digital.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+