gop-crypto.vip

Gubernur Kalsel Perintahkan RS Prioritas Medis Korban Kapal Virgo |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, BANJARMASIN, – Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin memerintahkan seluruh rumah sakit dan fasilitas kesehatan di daerahnya untuk memprioritaskan layanan medis bagi korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Instruksi ini menyusul proses evakuasi korban dari perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9).

Muhidin menegaskan bahwa setiap korban yang berhasil dievakuasi harus segera memperoleh pelayanan medis dan penanganan kedaruratan. Ia tidak ingin ada korban yang terlambat mendapatkan pertolongan akibat kendala administratif atau proses rujukan yang berbelit antarfasilitas kesehatan.

“Jangan sampai ada korban yang terlambat mendapatkan pertolongan karena persoalan administratif. Dalam keadaan darurat, keselamatan manusia adalah yang utama,” kata Muhidin di Banjarmasin.

Dukungan Penuh Operasi SAR

Orang nomor satu di Kalimantan Selatan itu menyatakan bahwa kesiapan pelayanan kesehatan merupakan bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel terhadap operasi pencarian, pertolongan, dan penyelamatan. Operasi ini dipimpin oleh Basarnas bersama TNI, Polri, KSOP, pemerintah daerah, serta unsur terkait lainnya.

“Saat ini, prioritas kita adalah pencarian, pertolongan, dan penyelamatan seluruh korban. Saya telah meminta jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan untuk memberikan dukungan penuh kepada operasi SAR bersama seluruh unsur yang terlibat,” ujarnya.

Selain fokus pada penanganan medis, Gubernur Muhidin juga memberikan perhatian khusus pada arus informasi. Ia meminta agar keluarga korban memperoleh informasi yang jelas, cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan selama proses pencarian berlangsung. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menyebarkan informasi, foto, video, atau kabar korban yang belum terverifikasi.

“Kami ingin memastikan keluarga korban mendapatkan informasi yang jelas dan bertanggung jawab. Pemerintah akan terus hadir dan berkoordinasi dengan seluruh pihak,” katanya.

Evaluasi Keselamatan Pelayaran

Muhidin menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Ia juga mendoakan agar penumpang dan awak kapal yang masih dalam pencarian segera ditemukan dalam keadaan selamat. Pihaknya mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada tim SAR yang sedang bekerja di lapangan.

Lebih lanjut, ia meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi mengenai penyebab musibah tersebut. Proses investigasi diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang berdasarkan fakta serta ketentuan yang berlaku, agar kesimpulan tidak mendahului hasil penyelidikan resmi.

Setelah proses pencarian dan penyelamatan selesai, Muhidin menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan transportasi laut. Menurutnya, keselamatan pelayaran tidak hanya menyangkut persoalan teknis, tetapi juga berkaitan langsung dengan nyawa manusia.

“Setiap penumpang bukan sekadar angka dalam manifest. Di belakang setiap nama ada keluarga yang menunggu. Ada orang tua, anak, suami, istri, saudara, dan orang-orang yang mencintainya,” tuturnya.

Muhidin meminta seluruh jajaran Pemprov Kalsel untuk terus hadir dan bekerja bersama seluruh unsur terkait hingga penanganan musibah KM Virgo Transport 8 selesai, termasuk memastikan dukungan terhadap korban dan keluarga berjalan sesuai kebutuhan.

Diketahui, Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). Basarnas memperkuat operasi pencarian dengan mengerahkan 15 armada laut dan udara, terdiri atas 11 kapal, satu helikopter, dan tiga pesawat. Hingga kini, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 113 penumpang, dengan rincian 107 orang selamat dan enam orang meninggal dunia, sementara 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara