gop-crypto.vip

GEF SGP: Pendekatan ekologi lada upaya jaga kelestarian lingkungan

Jakarta (ANTARA) - The Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia menekankan pendekatan human ecology atau ekologi manusia sebagai landasan pengembangan sektor lada berkelanjutan dengan menempatkan keseimbangan ekosistem dan pemberdayaan petani untuk mendorong aspek ekonomi.

"Keberlanjutan harus tumbuh dari masyarakat di tingkat tapak melalui solusi lokal penjaga keanekaragaman hayati," kata Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia Sidi Rana Menggala dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Menurut Sidi, pendekatan tersebut bertujuan membangun kesadaran petani untuk mengelola lahan secara produktif tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Petani juga didorong memandang dirinya sebagai wirausaha yang mampu mengembangkan nilai tambah dari hasil perkebunan.

"Petani lokal tidak hanya memerlukan bantuan dana, tetapi juga keterampilan hidup agar mampu bersaing di tingkat internasional," ujarnya.

Baca juga: GEF SGP gelar Raksha Loka angkat aksi komunitas jaga lingkungan

GEF SGP Indonesia pada Rabu (23/7) menandatangani nota kesepahaman dengan International Pepper Community (IPC) untuk memperkuat pengembangan lada berkelanjutan di Indonesia melalui kolaborasi dalam konservasi lingkungan, peningkatan kualitas produk, serta penguatan kapasitas petani.

Program tersebut akan mendukung inovasi masyarakat dalam mencegah degradasi lahan, memperkuat kelembagaan lokal, sekaligus meningkatkan akses petani terhadap informasi dan teknologi pengolahan hasil.

Executive Director IPC Marina Novira Anggraini mengatakan penguatan kapasitas petani menjadi kunci agar komoditas lada tidak hanya dipasarkan sebagai bahan mentah, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah.

Baca juga: Keunggulan lada Belitung dalam Billiton Spice

"Kami memiliki target utama menghubungkan petani dengan akses informasi agar mampu mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah," tuturnya.

Menurut Marina, pengembangan produk turunan, seperti parfum, kopi lada, aromaterapi, dan balsam, dapat meningkatkan nilai ekonomi komoditas, sekaligus memperluas peluang pasar.

Kolaborasi GEF SGP Indonesia, IPC, dan sektor swasta, diharapkan dapat memperkuat daya saing lada Indonesia, sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan melalui pemberdayaan masyarakat di sentra-sentra produksi lada.

Baca juga: Kemendag dorong IPC evolusi industri lada global

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.