Gebrakan Perdana Suyudi Jadi Kapolri, 88 Perwira Polri Dimutasi hingga Pimpinan Polda Berganti
Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:06 WIB
Jakarta, VIVA – Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mulai melakukan perubahan di jajaran Polri setelah resmi menjabat sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Salah satu langkah awalnya yakni melakukan mutasi dan rotasi terhadap puluhan perwira.
Baca Juga
Mutasi tersebut dilakukan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Sebanyak 88 perwira tinggi dan perwira menengah Polri mendapat penugasan baru dalam rangkaian perubahan tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pergantian sejumlah pejabat itu berlangsung hanya beberapa hari setelah Suyudi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto. Serah terima jabatan Kapolri dari Listyo Sigit kepada Suyudi kemudian dilakukan pada Jumat (2/10/2026).
Baca Juga
Salah satu perubahan terjadi di jajaran Polda Metro Jaya. Posisi Kapolda Metro Jaya kini ditempati Irjen Pol Dadang Hartanto, yang sebelumnya menjabat Kapolda Maluku.
Dadang menggantikan Komjen Pol Asep Edi Suheri yang mendapat penugasan baru sebagai Inspektur Pengawasan Umum atau Irwasum Polri. Jabatan tersebut sebelumnya diisi Komjen Pol Wahyu Widada.
Baca Juga
Perubahan juga terjadi pada posisi Wakapolda Metro Jaya. Irjen Pol Dekananto Eko Purwono mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Jawa Timur.
Posisi Wakapolda Metro Jaya selanjutnya diisi Brigjen Pol Adex Yudi Setiawan. Sebelumnya, Adex menjabat Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Dekananto nantinya menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto sebagai Kapolda Jawa Timur. Sementara Nanang mendapat penugasan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Lemdiklat Polri.
Perubahan di Polda Metro Jaya menjadi salah satu bagian dari mutasi yang dilakukan Suyudi setelah menduduki jabatan Kapolri. Rotasi tersebut juga mencakup sejumlah posisi lain di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.
Polri Sebut untuk Percepatan Organisasi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu mengatakan, pergantian sejumlah pejabat tersebut merupakan bagian dari kebutuhan organisasi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Trunoyudo, perubahan dilakukan untuk menyesuaikan organisasi dengan dinamika yang berkembang. Selain rotasi, mutasi tersebut juga disebut sebagai bagian dari penyegaran dan regenerasi di lingkungan Polri.
"Percepatan-percepatan dalam dinamika ini sangat dibutuhkan dalam beradaptasi untuk dinamika organisasi," kata Trunoyudo usai pelantikan sejumlah pejabat utama dan kapolda di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.
Halaman Selanjutnya
Trunoyudo mengatakan, Suyudi telah memberikan arahan kepada para pejabat yang baru dilantik. Mereka diminta segera beradaptasi dengan tugas masing-masing, melanjutkan program yang sudah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.