gop-crypto.vip

Gagal Resepsi Mewah Karena Tornado, Pengantin Berakhir Pesta di Lapangan Voli

Jakarta -

Hari pernikahan biasanya menjadi momen yang direncanakan dengan matang. Namun, terkadang ada kejadian tak terduga yang justru membuat hari istimewa tersebut semakin berkesan. Hal inilah yang dialami pasangan Visha dan Ankeet Shah saat resepsi pernikahan mereka terpaksa dipindahkan karena ancaman tornado.

Melansir Up Worthy, pasangan tersebut menggelar pernikahan di Oklahoma City Convention Center, Amerika Serikat. Ketika resepsi berlangsung, alarm peringatan tornado berbunyi dan membuat pengantin serta hampir 400 tamu harus meninggalkan lantai atas untuk mencari tempat berlindung.

Lantai bawah gedung yang menjadi lokasi evakuasi saat itu sedang digunakan untuk turnamen bola voli junior. Para tamu pernikahan pun akhirnya harus berbagi tempat dengan para pemain yang tengah bersiap menghadapi pertandingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ankeet mengaku awalnya mengira pengumuman darurat tersebut hanyalah lelucon. Namun, setelah menyadari situasinya serius, ia bersama sang istri dan para tamu segera menuju lantai bawah. Padahal sebelum peringatan tornado berbunyi, resepsi pernikahan keduanya tengah berlangsung meriah dengan tarian Garba, tarian tradisional India yang biasanya dilakukan dalam suasana penuh sukacita.

Dalam waktu kurang dari 15 menit, para tamu sudah berada di area lapangan voli untuk berlindung. Di luar dugaan, situasi darurat tersebut justru mempertemukan dua kelompok orang yang kemudian merayakan momen bersama.

Para pemain voli mulai menyadari kehadiran pasangan pengantin. Mereka kemudian mendekati Visha dan Ankeet untuk berfoto bersama. Suasana yang awalnya terasa canggung perlahan berubah menjadi pesta yang meriah.

Menurut Sydney Ore, perencana pernikahan pasangan tersebut, para pemain bahkan berlari ke lapangan untuk mengambil foto bersama pengantin. Mereka juga bersorak, bertepuk tangan, dan mengangkat pasangan itu sebagai bentuk perayaan.

Ankeet mengaku terharu dengan sambutan tersebut. Ia mengatakan para pemain ikut bernyanyi dan menari bersama mereka sehingga pasangan itu merasa diperlakukan seperti raja dan ratu.

Keseruan tidak berhenti sampai di situ. Para pemain voli juga ikut berpartisipasi dalam suasana perayaan dengan menirukan gerakan tarian Garba bersama para tamu.

Visha menceritakan bahwa mereka bahkan sempat melakukan tarian tanpa musik atau silent dance. Menariknya, para pemain voli yang berada di seberang net turut mengikuti gerakan tersebut.

Bagi Visha, pengalaman itu menjadi salah satu bagian paling berkesan dalam pernikahannya. Ia tidak menyangka situasi yang semula membuatnya sedih justru berubah menjadi momen penuh kebahagiaan.

Sang pengantin mengaku sempat menangis karena kecewa ketika acara harus dihentikan. Namun, pada akhirnya, air matanya berubah menjadi air mata bahagia berkat kebaikan orang-orang yang baru mereka temui.

(vio/vio)