F1 GP Bahrain: Max Verstappen Sabet Kemenangan Perdana F1 2026 Usai Drama Hujan
AKURAT.CO Pembalap utama dari tim Red Bull Racing, Max Verstappen, akhirnya memutus dahaga kemenangan di Formula 1 musim 2026. Tampil cemerlang dalam balapan penuh insiden dan diwarnai guyuran hujan, Verstappen sukses merengkuh podium tertinggi pada gelaran GP Bahrain yang dialihkan ke Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu (4/10/2026).
Balapan di Sepang sempat tertunda hingga 100 menit akibat cuaca buruk. Namun, situasi chaos tersebut justru dimanfaatkan Verstappen untuk menyentuh garis finis pertama dengan keunggulan 2,307 detik atas pemuncak klasemen sementara dari tim Mercedes, Kimi Antonelli.
Kemenangan ini menjadi koleksi podium utama ke-72 sepanjang karier Verstappen di F1, sekaligus kemenangan perdananya sejak GP Abu Dhabi musim lalu. Kemenangan ini juga terasa manis karena Verstappen kembali berjaya di Sepang, setelah terakhir kali menang di sirkuit tersebut sembilan tahun lalu.
Baca Juga: Gebrakan Kalender F1 2027: 24 Seri, Turki dan Portugal Kembali, Monako Gelar Sprint Race!
"Sangat menyenangkan bisa menang setelah melewati tahun yang berat dan melihat semua proses perkembangan yang kami buat. Balapannya sangat kacau dengan banyak variabel, tetapi kami mengambil keputusan yang tepat dengan beralih ke ban intermediate," kata Verstappen dikutip AFP.
Di sisi lain, Kimi Antonelli yang harus puas finis di posisi runner-up mengakui bahwa raihan podium kedua merupakan hasil maksimal yang bisa dipetik Mercedes di tengah kondisi lintasan yang sulit.
"Ini adalah hasil maksimal yang bisa kami dapatkan. Kami sempat kesulitan dengan cengkeraman mobil, tetapi saya senang bisa mengamankan posisi kedua," tutur Antonelli.
Nasib kurang beruntung sempat menimpa bintang Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton. Memulai balapan dengan perjudian menggunakan ban slick lunak di lintasan basah, Hamilton langsung merosot jauh dan tertinggal hingga lebih dari satu menit dari barisan depan.
"Sungguh balapan yang sangat sulit. Saya tertinggal jauh setelah kami membuat keputusan ban yang salah di awal dan membiarkan pembalap lain melesat menjauh," keluh Hamilton.
Baca Juga: F1 GP Italia: Kimi Antonelli Juara dengan Comeback Gila dari Start 19, Hapus Dahaga 60 Tahun
Arah balapan berubah drastis pada lap kesembilan saat mobil Cadillac milik Valtteri Bottas tergelincir ke area gravel dan memicu keluarnya Safety Car. Momen ini dimanfaatkan mayoritas pembalap untuk masuk ke pit dan berganti ke ban kering.
Saat restart, Verstappen yang menggunakan ban soft sukses mengeksekusi manuver ciamik untuk menyalip Antonelli yang menggunakan ban medium.
Sesi akhir balapan kembali diwarnai ketegangan saat Virtual Safety Car dan Safety Car penuh kembali keluar. Nasib apes menimpa George Russell yang terpaksa gulung tikar lebih awal akibat masalah kehilangan tenaga (power unit failure) saat menguntit di belakang Safety Car.