Evelyn Christella klarifikasi usai dikritik kurang empati, singgung konten YouTube tetap tayang - ANTARA News Bengkulu
Kota Bengkulu (ANTARA) - Selebritas TikTok Evelyn Christella menyampaikan permintaan maaf setelah penampilannya dalam sebuah podcast menuai kritik dari warganet karena dinilai kurang berempati dan menyinggung sejumlah pihak.
Polemik yang melibatkan Evelyn bermula dari penampilannya bersama sang suami, Juansen atau Juan, dalam sebuah podcast yang menghadirkan aktris Marsha Aruan sebagai bintang tamu.
Dalam perbincangan tersebut, Evelyn menanyakan target usia pernikahan Marsha yang akan memasuki usia 30 tahun. Pertanyaan itu menuai kritik dari warganet karena dinilai terlalu mencampuri urusan pribadi dan kurang mempertimbangkan pilihan hidup seseorang.
Kritik semakin meluas setelah sejumlah warganet menyoroti cara Evelyn dan suaminya membawakan percakapan, termasuk pembahasan mengenai pernikahan dan rencana memiliki anak. Sebagian penonton menilai keduanya kurang menunjukkan empati terhadap Marsha serta terlalu berfokus pada kehidupan pribadi dibandingkan pencapaian karier dan perjalanan hidup sang aktris.
Melalui akun Instagram pribadinya, @evelynchrestella, Evelyn mengunggah pernyataan terbuka yang berisi permintaan maaf. Unggahan tersebut mendapat perhatian publik dengan banyaknya respon.
Baca juga: Penayangan "Kang Mak From Pee Mak" akan dihadiri pemain
Baca juga: Marsha Aruan ungkap nilam sebagai pilihan parfum favorit
Dalam pernyataan yang terdiri atas empat slide tersebut, Evelyn mengakui ucapan dan perbuatannya dalam podcast itu menimbulkan ketidaknyamanan hingga kekecewaan. Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang merasa terluka, baik secara terbuka maupun secara pribadi kepada pihak yang bersangkutan.
"Menyadari bahwa ada perbuatan dan perkataanku dalam podcast menimbulkan berbagai respons, termasuk rasa tidak nyaman dan kekecewaan dari banyak orang," kata Evelyn dalam pernyataannya yang diunggah pada Selasa (14/10).
Pewarta: Vonza Nabilla Suryawan
Editor : Anom Prihantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.