Erick Thohir Targetkan Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA, Laga di Yordania Belum Pasti
Zainal Hasan
| 13 Oktober 2026, 14:37 WIB

Ketum PSSI cum Menpora, Erick Thohir (kanan), bersama Presiden FIFA Gianni Infantino (kiri) saat menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2025). ANTARA/Galih Pradipta.
AKURAT.CO, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memasang target bagi Timnas Indonesia untuk menembus 100 besar ranking FIFA. Ambisi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing skuad Garuda dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2030.
Saat ini, Timnas Indonesia berada di peringkat ke-116 dunia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Erick Thohir berharap momentum keberhasilan meraih gelar tersebut dapat dimanfaatkan untuk terus mendongkrak posisi Indonesia dalam daftar peringkat FIFA.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah memaksimalkan agenda FIFA Matchday dengan menghadapi lawan-lawan yang memiliki peringkat lebih tinggi.
Pertandingan internasional tersebut dinilai penting untuk membantu Indonesia mengumpulkan poin sekaligus mengukur kemampuan tim.
Baca Juga: Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
"Kami tentu untuk Timnas Indonesia adalah bagaimana bisa menembus ranking 100 besar FIFA," kata Erick Thohir di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (12/10/2026).
"Karena dari statistik, bicara Piala Dunia ranking kita harus terus meningkat, dan coba 100 besar lebih dulu. Memaksimalkan pertandingan di FIFA Matchday, mengumpulkan poin semaksimal mungkin."
Timnas Indonesia dijadwalkan kembali beraksi pada FIFA Matchday November 2026. Salah satu negara yang disebut-sebut berpeluang menjadi lawan skuad Garuda adalah Yordania yang saat ini berada di peringkat ke-72 FIFA.
Rencana pertandingan tersebut mengarah pada laga tandang di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026.
Namun, Erick menegaskan bahwa kepastian lokasi dan lawan masih menunggu perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah.
Selain mengejar peningkatan peringkat, Erick menilai pertandingan tandang menjadi kebutuhan penting bagi Timnas Indonesia.