Dulu Tanya Jokowi ke Mana Saat Gempa, Kini Datang ke NTT Malah Diserang Lagi.
Kamis, 17 September 2026, 18:40 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedy Nur Palakka, menilai segala tindakan yang dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) selalu dianggap salah oleh pihak-pihak tertentu yang membencinya.
Dedy mencontohkan kritik yang sempat dilontarkan kepada Jokowi karena tidak langsung terbang ke Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa bumi besar melanda wilayah tersebut.
"Dulu ada yang teriak-teriak kemana Jokowi saat gempa melanda NTT? Ketika Jokowi hadir, duduk dan bahkan menginap bersama pengungsi mereka langsung pura-pura lupa ingatan," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Kamis (17/9).
Menurut Dedy, pihak yang sama kini juga membangun narasi seolah-olah Jokowi takut hadir langsung di pengadilan untuk menunjukkan ijazahnya dalam sidang kasus tuduhan ijazah palsu yang menjerat Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa sebagai terdakwa.
"Atau bikin narasi Jokowi takut datang ke pengadilan untuk menunjukkan ijazahnya. Memang benar-benar sakit para pembenci Jokowi ini," tandasnya.
Sebagai informasi, Jokowi telah berada di Maumere, NTT, sejak Rabu (16/9/2026) siang untuk melakukan kunjungan kemanusiaan.
Jokowi datang untuk menyapa dan melihat langsung kondisi para penyintas gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Flores pada pertengahan Agustus lalu.
Pada Rabu malam, Jokowi memilih menginap di tenda pengungsian bersama warga terdampak di Dusun Cawalo, Desa Rokirole, Pulau Palue, Kabupaten Sikka. Langkah tersebut diambil agar ia dapat berdialog langsung dan mendengarkan berbagai keluhan warga, termasuk terkait kerusakan hunian dan kebutuhan pokok.
Baca Juga: Dari 3 Unggahan ke 28 Konten, Begini Kronologi Kasus Roy Suryo soal Ijazah Jokowi
Pada Kamis ini, agenda Jokowi dilanjutkan dengan meninjau sejumlah fasilitas umum yang rusak, termasuk rumah ibadah, serta menyerahkan bantuan sosial secara simbolis.
Dalam kunjungan tersebut, Jokowi didampingi putra bungsunya yang juga Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, serta Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya