DKP Simeulue salurkan bantuan sarana tangkap perikanan kepada nelayan - ANTARA News Aceh
Simeulue (ANTARA) - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Simeulue menyalurkan sarana tangkap perikanan kepada kelompok nelayan di kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh tersebut.
Kepala DKP Simeulue Supriman Juliansyah di Simeulue, Kamis, mengatakan bantuan tersebut berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, melalui Direktorat Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan.
"Kami menyalurkan bantuan KKP RI berupa lima unit mesin perahu motor. Bantuan tersebut disalurkan kepada nelayan yang gabung dalam Kelompok Usaha Bersama Ditamaro dalam meningkatkan hasil tangkap nelayan," katanya.
Supriman Juliansyah mengharapkan bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan para nelayan di Kabupaten Simeulue.
"Kami berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan perekonomian nelayan. Bantuan ini juga sejalan dengan program modernisasi alat tangkap di Kabupaten Simeulue," katanya.
Sebelumnya, Supriman Juliansyah menyatakan pihaknya terus berupaya memodernisasi tangkap guna meningkatkan produktivitas nelayan kabupaten kepulauan di Provinsi Aceh tersebut.
"Kami berupaya membantu nelayan memodernisasi alat tangkap. Modernisasi alat tangkap agar nelayan dapat memaksimalkan potensi perikanan tangkap di Kabupaten Simeulue," katanya.
Menurut dia, modernisasi alat tangkap tersebut belum dapat diberikan kepada semua nelayan. Sebab, keterbatasan keuangan daerah menyebabkan bantuan yang diberikan kepada nelayan juga terbatas.
Namun begitu, kami terus berupaya memberikan bantuan alat tangkap modern kepada nelayan setiap tahunnya. Selain dari Pemkab Simeulue, bantuan modernisasi alat tangkap juga dari pemerintah provinsi dan pusat," katanya.
Supriman Juliansyah mengatakan Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia, sehingga memiliki potensi perikanan tangkap yang menjadikan. Dengan modernisasi alat tangkap, maka nelayan Pulau Simeulue bisa menangkap ikan lebih banyak.
Sedangkan jumlah nelayan di Kabupaten Simeulue tercatat sebanyak 4.234 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.054 orang di antaranya merupakan nelayan tetap, dan 1.180 orang lainnya merupakan nelayan tidak tetap atau paruh waktu.
"Selama ini, masih banyak nelayan di Kabupaten Simeulue menggunakan alat tangkap konvensional dengan kapal kecil. Hasil yang didapat juga masih terbatas. Program modernisasi alat tangkap ini untuk meningkatkan produktivitas nelayan," kata Supriman Juliansyah.
Pewarta: Ade Irwansah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.