gop-crypto.vip

Disperindag DIY komitmen penguatan ekosistem fashion lewat JFW 2026

Disperindag DIY komitmen penguatan ekosistem fashion lewat JFW 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 20:11 WIB

Image Print

​Kepala Disperindag DIY Anton Raharja memberi keterangan Jogja Fashion Week (JFW) 2026 di Yogyakarta, Rabu (12/8/2026). ANTARA/Sutarmi

Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta kembali menggelar ajang tahunan Jogja Fashion Week (JFW) 2026 yang ke-21 di Jogja Expo Center (JEC) sebagai media interaksi, transaksi, serta wadah penguatan ekosistem industri busana secara berkelanjutan.

Kepala Disperindag DIY Anton Raharja di Yogyakarta, Rabu, menyampaikan JFW 2026 yang berlangsung pada 13—16 Agustus 2026 menjadi momentum strategis untuk menyebarluaskan informasi yang mendidik dan bermanfaat bagi kemajuan industri perindustrian dan perdagangan di DIY maupun tingkat nasional.

"Event tahunan istimewa ini diharapkan dapat memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat Jogja maupun luar Jogja. Pelaku industri fashion, industri turunannya, hingga masyarakat umum dapat berpartisipasi aktif memanfaatkan ajang nasional dan internasional ini," kata Anton.

Ia mengatakan JFW 2026 terselenggara dengan dukungan dana keistimewaan DIY.

"Kami berharap agenda JFW 2026 dapat menumbuhkan industri fashion di DIY," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Disperindag DIY Theresia Sumartini mengatakan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, media, serta lembaga pendidikan dalam membangun keberlanjutan industri fashion daerah.

"Tugas kami selaku pemerintah melalui JFW adalah menguatkan ekosistem dari yang muda sampai yang senior. Kami ingin menumbuhkan desainer dan IKM fashion baru dari kalangan siswa SMK hingga mahasiswa agar kelak bisa meregenerasi para senior atau 'suhu' fashion di Jogja," kata Theresia.

Guna mendorong regenerasi tersebut, Disperindag DIY melibatkan 44 SMK se-DIY melalui rangkaian kegiatan seperti young talent show, seminar industri busana, serta ajang tahun ke-2 Jogja Young Fashion Designer Competition yang telah menyaring 20 finalis.

Project Manager sekaligus perwakilan Moremedia Indonesia Event Organizer JFW Aulia Sunhandhyka menjelaskan, JFW 2026 menghadirkan penyegaran acara yang lebih variatif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, termasuk penambahan sesi peragaan busana (fashion show).

"Tahun ini total ada 15 sesi fashion show. Selain sesi reguler sore dan malam, ada sesi khusus untuk desainer SMK/mahasiswa, kategori kids, serta sesi perdana kolaborasi khusus dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Indonesian Fashion Chamber (IFC)," kata Ivan.

Selain peragaan busana, area pameran di Hall B JEC diisi oleh 82 Industri Kecil Menengah (IKM) lokal DIY yang menampilkan berbagai klaster, mulai dari busana Muslim, batik, kriya, hingga peningkatan signifikan pada klaster busana olahraga (sportswear dan jersey).

Ajang JFW 2026 juga menghadirkan area Creative Corner di Hall C yang memfasilitasi berbagai kegiatan edukasi dan workshop hasil kerja sama dengan komunitas serta instansi terkait.

Di sektor pameran, JFW 2026 mencatat peningkatan partisipasi yang cukup signifikan. Aulia menyebut terdapat sekitar 82 tenant dengan berbagai ukuran booth, mulai dari 3x3 meter, 3x6 meter, hingga 6x6 meter.

“Kami mengundang brand-brand DIY untuk turut berpartisipasi di Jogja Fashion Week ini agar menjadi ikon dari Jogja untuk Indonesia. Alhamdulillah mendapat respons yang sangat baik,” ujarnya.

Pameran juga tetap dibagi dalam beberapa klaster, yakni fashion, sportwear and casual, fabric, dan craft. Tahun ini, klaster sportwear dan casual mengalami pertumbuhan paling mencolok.

“Kalau tahun lalu kami masih mengalami kesulitan partisipasi di sportwear dan casual, tahun ini cukup bertambah banyak. Supplier jersey dan produk sportwear juga semakin banyak yang ikut,” kata Aulia.

Rangkaian acara ini sekaligus digelar untuk menyemarakkan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Disperindag DIY komitmen penguatan ekosistem fashion lewat JFW 2026

Pewarta : Sutarmi
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026