Disdukcapil: Jumlah penduduk Papua Tengah bertambah 13.363 jiwa pada semester I - ANTARA News Papua Tengah
Nabire (ANTARA) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi (Dukcapil) Papua Tengah mencatat jumlah penduduk mencapai 1.397.590 jiwa pada semester I tahun 2026 atau bertambah 13.363 jiwa dibandingkan semester II tahun 2025.
Plt Kepala Dinas Dukcapil Papua Tengah Albertus Iyai di Nabire, Jumat, mengatakan jumlah tersebut berdasarkan data Kependudukan Nasional Semester I 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.
"Jumlah penduduk Semester I 2026 sebanyak 1.397.590 jiwa, terdiri atas 737.667 laki-laki dan 659.923 perempuan," katanya.
Ia mengatakan jumlah penduduk Papua Tengah pada semester II 2025 tercatat sebanyak 1.384.227 jiwa. Dengan demikian, terjadi penambahan 13.363 jiwa yang tersebar di delapan kabupaten.
Kabupaten Paniai mencatat penambahan penduduk terbesar sebanyak 4.569 jiwa, dari 128.448 jiwa menjadi 133.017 jiwa.
Menyusul Kabupaten Mimika dengan penambahan 2.093 jiwa menjadi 325.596 jiwa, kemudian Nabire bertambah 1.580 jiwa menjadi 183.169 jiwa dan Deiyai bertambah 1.423 jiwa menjadi 95.195 jiwa.
Selanjutnya, penduduk Puncak bertambah 1.162 jiwa menjadi 180.519 jiwa, Dogiyai bertambah 1.152 jiwa menjadi 118.923 jiwa, Intan Jaya bertambah 713 jiwa menjadi 139.455 jiwa, dan Puncak Jaya bertambah 661 jiwa menjadi 221.716 jiwa.
Menurutnya, peningkatan pencatatan penduduk tersebut tidak terlepas dari peningkatan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung oleh Dinas Dukcapil kabupaten ke distrik, kampung dan sekolah.
Ia berharap masyarakat yang memiliki dokumen kependudukan seperti kartu keluarga, KTP elektronik dan akta pencatatan sipil agar tidak mengalami kendala ketika mengakses layanan publik.
"Jemput bola pelayanan adminduk diharapkan dapat langsung dilakukan di tempat domisili masyarakat," ujarnya.
Sekretaris Dinas Dukcapil Provinsi Papua Tengah Yeremias Mote mengatakan pemerintah provinsi setempat turut mendukung peningkatan pelayanan administrasi kependudukan sejak 2023 hingga 2025 melalui bantuan peralatan perekaman di tiap-tiap kabupaten.
Dukungan tersebut juga mencakup penyediaan tinta cetak, ribbon dan film serta kerja sama pengolahan basis data kependudukan antara administrator basis data kabupaten dan provinsi.
Menurut dia, dukungan sarana dan prasarana tersebut ditujukan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengatasi keterbatasan peralatan pada Dinas Dukcapil di delapan kabupaten di Papua Tengah.
Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.