Disbud Bantul: Serapan Danais melampaui 60 persen
Disbud Bantul: Serapan Danais melampaui 60 persen
Sabtu, 8 Agustus 2026 23:26 WIB
Kepala Disbud Bantul Yanatun Yunadiana saat menghadiri acara di Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (6/8/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso
Yogyakarta (ANTARA) - Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyebut serapan Dana Keistimewaan (Danais) di daerah itu telah melampaui 60 persen hingga pertengahan semester 2026.
Kepala Disbud Bantul Yanatun Yunadiana di Bantul, Sabtu, mengatakan berdasarkan hasil rapat pembahasan serapan Danais tahun ini, sejumlah program, terutama pembangunan infrastruktur fisik, telah selesai sepenuhnya pada Juli 2026.
"Berdasarkan angka sudah 100 persen dan ini masih tahap pertama," katanya.
Menurut dia, total Danais yang dialokasikan untuk Kabupaten Bantul sekitar Rp8 miliar, dengan alokasi fisik antara lain untuk pengadaan gamelan.
"Gamelan itu kan Rp1,5 miliar, yang lain itu kan kita kegiatan nonfisik semua," ujarnya.
Ia mengatakan dari sekitar Rp8 miliar Danais yang dialokasikan untuk Bantul, lebih dari 60 persen telah terserap selama semester I 2026.
"Kalau persentasenya kita sudah, sudah sangat besar ya, di atas, sudah di atas 60 persen lebih," katanya.
Ia menyebut program yang belum terlaksana tinggal sejumlah kegiatan festival yang bersifat berjenjang, seperti Festival Ketoprak Bantul dan kegiatan lainnya.
"Kalau event besar kita kan MCF Mataram Cultural Festival, kemarin sudah selesai," ujarnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Bantul Surana Nugraha menyatakan serapan Danais hingga awal Agustus 2026 telah mencapai sekitar 69,9 persen atau Rp23 miliar.
Pihaknya optimistis target penyerapan Danais dapat dikejar dalam dua bulan ke depan.
"Harapannya pada saat penyaluran tahap ketiga atau satu setengah sampai dua bulan ke depan, targetnya bisa tercapai. Minimal bertambah 10 persen lagi," ujarnya.
Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor:
Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026