gop-crypto.vip

Dinkes: Pengendalian vektor langkah utama tekan kasus malaria di Mimika - ANTARA News Papua Tengah

Timika (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah menyebutkan bahwa pengendalian vektor menjadi langkah utama dalam upaya menekan kasus malaria di wilayah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Godfried Maturbongs di Timika, Senin, mengatakan pihaknya menggandeng Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dan lembaga swadaya masyarakat lainnya untuk bekerjasama mengeliminasi malaria di Mimika.

"Berbagai cara telah kami lakukan untuk menekan angka penyakit malaria dan mengendalikan perkembangbiakan bibit nyamuk malaria di Mimika. Pengendalian vektor malaria itu menjadi yang utama, kalau itu tidak bisa dikendalikan maka malaria tidak bisa kita turunkan," ujarnya.

Upaya pengendalian vektor juga harus melibatkan partisipasi masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan mulai dari dalam rumah hingga lingkungan tempat tinggal sehingga tidak tempat pengembang biakan nyamuk malaria.

Pemerintah juga terus melakukan pelayanan pengasapan (fogging) dan penyemprotan residu dalam ruangan atau indoor residual spraying (IRS) secara gratis sebagai upaya menekan pengembangbiakan nyamuk malaria. Ia menegaskan bahwa dalam upaya eliminasi malaria di Mimika, Ketua RT menjadi ujung tombak dalam upaya pengendalian vektor malaria.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan, universitas, dan beberapa peneliti Malaria saat ini sedang melakukan penelitian upaya menangani malaria di Mimika. Pengendalian vektor malaria tidak hanya dilakukan dengan mengubah perilaku tetapi juga dengan teknologi

Data Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Malaria Center Mimika, Kabupaten Mimika mencatat temuan positif malaria di wilayah itu sejak Januari hingga 14 September 2026 mencapai 116.606 kasus. Jumlah kasus positif tersebut didapatkan dari 998.836 orang yang diperiksa sejak Januari 2026.

Kelurahan Pasar Sentral Timika di Distrik Mimika Baru menjadi wilayah dengan kasus malaria tertinggi dengan 12.025 kasus positif, diikuti Wania di Distrik Wania dengan 11.922 kasus positif malaria.

Kementerian Kesehatan melalui peta jalan eliminasi malaria sejak 2024 memberikan target kepada Pemerintah Mimika hingga 2028 melakukan pemeriksaan malaria sebanyak 2.075.723. Kabupaten Mimika menargetkan eliminasi malaria pada 2030.

Pewarta: Marselinus Nara
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.