gop-crypto.vip

Di balik seragam, Polwan Kaltara mengabdi sebagai relawan pengajar

Tanjung Selor, Kaltara (ANTARA) - Sejumlah polisi wanita (Polwan) Polda Kalimantan Utara mengabdikan diri sebagai relawan pengajar di luar tugas kepolisian, termasuk mengajar Bahasa Inggris di panti asuhan dan memberikan pendidikan kepada masyarakat di Kabupaten Nunukan.

Perwira Koordinator (Pakor) Polwan Polda Kaltara Kompol Irna Puspitasari di Tanjung Selor, Selasa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polwan kepada masyarakat yang disampaikan dalam syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Polwan Republik Indonesia.

“Di antaranya Ipda Wina Aulia yang menjadi relawan pengajar Bahasa Inggris di Panti Asuhan Rita Walidah Aisyah serta Briptu Okmardensi yang turut menjadi relawan pengajar di Warung Kamtibmas Nunukan Timur,” katanya.

Menurut Irna, pengabdian tersebut menunjukkan peran Polwan tidak hanya terbatas pada pelaksanaan tugas sebagai anggota Polri, tetapi juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Selain di bidang pendidikan, sejumlah Polwan Polda Kaltara juga menorehkan prestasi di bidang olahraga sepanjang 2026.

Baca juga: Kapolri berikan apresiasi tinggi atas prestasi polwan

Baca juga: Relawan pengajar Kitong berbagi ilmu ke pedalaman Kupang

Salah satunya Bripda Ila Izzati yang berhasil meraih juara I Taekwondo Kapolri Cup.

Irna mengatakan prestasi dan kegiatan sosial tersebut sejalan dengan tema HUT Ke-78 Polwan Tahun 2026, yakni “One Police Woman, Extraordinary Impact”.

“Tema ini menjadi pengingat bagi seluruh Polwan untuk terus memberikan kontribusi nyata dan menghadirkan dampak positif di tengah masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Agus Wijayanto mengapresiasi dedikasi, prestasi, loyalitas, dan pengabdian Polwan Polda Kaltara.

“Terima kasih atas dedikasi, prestasi, loyalitas dan pengabdian seluruh Polwan Polda Kaltara. Selamat Hari Jadi Polwan, tetaplah berkarya dan menjadi polisi yang semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat,” katanya.

Baca juga: Polwan Polri kembali ukir prestasi internasional setelah 12 tahun

Baca juga: Polwan Polri salurkan bansos untuk korban erupsi Semeru

Ibu Asuh Polwan Polda Kaltara Santi Agus Wijayanto mengatakan di balik tugas sebagai anggota Polri, sebagian Polwan juga menjalankan peran sebagai istri dan ibu dalam keluarga.

Menurut dia, kondisi tersebut menuntut Polwan mampu membagi waktu dan perhatian antara tugas kedinasan dan keluarga.

“Menjadi Polwan yang hebat bukan berarti harus memilih antara karier dan keluarga. Tetapi bagaimana kita terus belajar menjalankan keduanya dengan penuh tanggung jawab, bijaksana dan seimbang,” ujar Santi.

Pewarta: Agus Salam
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.