gop-crypto.vip

Desa Tempuran diusulkan jadi Kampung Pancasila

Desa Tempuran diusulkan jadi Kampung Pancasila

Minggu, 2 Agustus 2026 21:15 WIB

Image Print

Komandan Kodim (Dandim) 0706/Temanggung Letkol Inf. Richie Fadly dan Kepala Desa Tempuran Priyanto berfoto bersama di depan Posko Kampung Pancasila. ANTARA/Heru Suyitno

Temanggung (ANTARA) - Kodim 0706/Temanggung mengusulkan Desa Tempuran, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, sebagai nominasi Kampung Pancasila untuk mewakili Kodam IV/Diponegoro karena dinilai mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.

Komandan Kodim 0706/Temanggung Letkol Inf. Richie Fadly di Temanggung, Minggu, mengatakan Desa Tempuran memiliki karakteristik masyarakat yang beragam dari sisi agama, budaya, dan latar belakang sosial, tetapi tetap mampu menjaga persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong.

"Desa Tempuran kami tunjuk sebagai Kampung Pancasila bukan tanpa alasan. Di desa ini telah terbentuk kultur kehidupan masyarakat yang mencerminkan pengamalan lima sila Pancasila, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun kehidupan bermasyarakat," katanya.

Richie mengatakan keberagaman di Desa Tempuran menjadi kekuatan utama. Bahkan, dalam satu lingkungan terdapat keluarga dengan agama yang berbeda, namun tetap hidup harmonis karena sikap saling menghormati dan toleransi telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Menurut dia, masyarakat desa tersebut mampu hidup damai, bekerja sama, dan mendukung berbagai program pembangunan. Kondisi itu menjadi bukti bahwa semangat Bhinneka Tunggal Ika dapat diwujudkan di tengah keberagaman.

Ia optimistis Desa Tempuran mampu meraih hasil terbaik dalam penilaian Kampung Pancasila karena memiliki keunikan yang layak diperkenalkan kepada masyarakat luas.

"Apa yang ada di Desa Tempuran adalah kehidupan masyarakat yang heterogen, namun mampu mewujudkan Bhinneka Tunggal Ika secara nyata. Ini menjadi nilai khas yang patut kami tampilkan dalam penilaian Kampung Pancasila," katanya.

Kepala Desa Tempuran Priyanto menyampaikan apresiasi kepada Kodim 0706/Temanggung dan Kodam IV/Diponegoro atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya untuk mengikuti penilaian Kampung Pancasila.

Ia mengatakan kepercayaan tersebut menjadi penghargaan sekaligus motivasi bagi masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.

"Kami merasa sangat dihormati, dihargai, dan diakui. Hal ini menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus menanamkan semangat patriotisme dan nasionalisme kepada generasi penerus. Kami ingin Desa Tempuran tetap dikenal sebagai kampung kerukunan, Kampung Pancasila, dan kampung persatuan," katanya.

Priyanto berharap semangat gotong royong yang telah tumbuh di tengah masyarakat dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya sebagai bagian dari upaya membangun Indonesia dari desa.

"Dari Tempuran, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, kami ingin ikut berkontribusi membangun Indonesia agar semakin maju, makmur, dan sejahtera sesuai cita-cita bangsa," katanya.

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.