Dari Batik hingga Rompi Antipeluru, BPDP Pamerkan Inovasi Berbasis Komoditas Kebun |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA — Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menampilkan sejumlah produk UMKM dan hasil inovasi berbasis komoditas perkebunan dalam Indonesia Tourism and Trade Investment Expo (ITTIE) 2026 di Galeria Mall, Yogyakarta.
Produk yang ditampilkan tidak hanya berupa olahan pangan, tetapi juga mencakup fashion, kerajinan, hingga inovasi material. Salah satunya karya fashion dari Smart Batik, Yogyakarta, yang menggunakan pewarna berbasis sawit.
Staff Senior Divisi Kerja Sama Kelembagaan dan UMKM BPDP Murti Pagar Intan mengatakan keikutsertaan BPDP dalam ITTIE 2026 menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai produk turunan komoditas perkebunan kepada masyarakat.
“Melalui keikutsertaan dalam ITTIE 2026, diharapkan UMKM sektor perkebunan dapat semakin berkembang dan meningkatkan daya saingnya sehingga mampu naik kelas serta memperluas akses pasar. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai produk turunan komoditas perkebunan kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Murti.
Selain batik, BPDP menampilkan produk kerajinan berupa tas dan sandal dari Rumah Tamadun, Riau, serta Cambia Craft, Aceh, yang memanfaatkan lidi sawit sebagai material utama.
BPDP juga menghadirkan hasil inovasi dari Program Grant Riset Sawit, salah satunya berupa rompi antipeluru yang dikembangkan dengan memanfaatkan biomaterial berbasis kelapa sawit.
Beragam produk tersebut ditampilkan untuk menunjukkan pemanfaatan komoditas perkebunan dalam menghasilkan produk dengan nilai tambah. Selain kelapa sawit, BPDP juga memperkenalkan produk berbasis kelapa dan kakao dalam pameran tersebut.
ITTIE 2026 berlangsung pada 24–27 September 2026 di Galeria Mall, Yogyakarta. Selama empat hari penyelenggaraan, booth BPDP dikunjungi lebih dari 400 orang.
Selain menampilkan produk UMKM dan hasil inovasi, booth BPDP juga menyajikan informasi mengenai sejumlah program BPDP serta aktivitas interaktif dan edukasi bagi pengunjung.
Dalam penyelenggaraan ITTIE 2026, BPDP meraih dua penghargaan, yakni Juara Stand Terinovatif dan Juara 2 Stand Terbaik.
Keikutsertaan BPDP dalam pameran tersebut juga menjadi ruang pertemuan bagi UMKM dengan masyarakat, pelaku usaha, mitra bisnis, dan calon investor. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu memperluas akses promosi dan pasar bagi produk UMKM berbasis komoditas perkebunan.
Melalui produk yang ditampilkan, BPDP memperkenalkan pemanfaatan kelapa sawit yang tidak terbatas pada produk pangan, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk fashion, kerajinan, dan material inovatif.