Dapur MBG NU bagikan 12.000 porsi makanan gratis saat muktamar - ANTARA News Jawa Timur
Jombang (ANTARA) - Tim Koordinasi dan Akselerasi Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di bawah naungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) membagikan lebih dari 12.000 porsi makanan gratis, selama Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.
Penanggung jawab program MBG selama Muktamar Ke-35 NU, Gus Ulun mengatakan makanan yang dibagikan merupakan sumbangan dari Tim Koordinasi dan Akselerasi MBG serta dapur SPPG yang berada di bawah naungan PBNU.
"Untuk sistem distribusinya akan didistribusikan ke beberapa titik yang itu diatur oleh tim kita dan tim PCNU Jombang. Sehingga untuk pembagian MBG masing-masing kami berikan di setiap harinya berjumlah 3.000 kotak," katanya dalam keterangan yang diterima, Sabtu.
Ia menjelaskan pendistribusian MBG kepada muktamirin dilakukan melalui dua mekanisme, yakni makanan diantar langsung ke sejumlah posko dan muktamirin mengambil makanan secara langsung di posko PCNU Jombang.
Menurut dia, mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan pembagian makanan dapat menjangkau para peserta yang mengikuti kegiatan muktamar di sejumlah titik.
Dengan distribusi sekitar 3.000 kotak setiap hari, program tersebut menjadi salah satu bentuk gotong royong dalam mendukung penyelenggaraan Muktamar Ke-35 NU di Jombang.
Pembagian makanan tersebut dimulai sejak 26 Agustus 2026 untuk mendukung kebutuhan konsumsi para muktamirin selama mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026.
Gus Ulun menambahkan PCNU maupun Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang membutuhkan MBG untuk posko masing-masing dapat berkoordinasi dengan panitia.
"Untuk PCNU atau PWNU yang menginginkan MBG di masing-masing poskonya bisa untuk menghubungi pihak panitia di akun Instagram SPPG Nahdlatul Ulama," katanya.
Ketua Panitia Pelaksana (Organizing Committee/OC) Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf mengatakan gotong royong masyarakat sekitar, menjadi salah satu keberkahan dalam pelaksanaan Muktamar NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Gus Ipul, sapaan akrabnya mengatakan keberkahan tersebut terlihat dari kepedulian warga yang secara sukarela memberikan bantuan untuk mendukung pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, tanpa meminta imbalan maupun berharap namanya disebut.
"Ada warga yang datang menyumbang beras, ada yang membawa sayur, ada pula yang membawa kambing bahkan sapi. Mereka datang tanpa diminta, memberi tanpa ingin disebut. Sebagian hanya mengatakan, ini untuk para kiai, ini untuk Nahdlatul Ulama," katanya.
Menurut Gus Ipul, dukungan tersebut menunjukkan kekuatan NU tidak hanya terletak pada struktur organisasi maupun jumlah anggota, tetapi juga pada kecintaan, khidmat, gotong royong, dan keikhlasan para pengikutnya.
"Di situlah kekuatan Nahdlatul Ulama terasa. Bukan semata-mata kekuatan struktur, bukan hanya kekuatan jumlah, tetapi kekuatan cinta, khidmat, gotong royong dan keikhlasan," ujarnya.
Ia menambahkan semangat tersebut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU yang sejak awal diharapkan berlangsung dalam suasana gembira dan penuh keberkahan.
Muktamar Ke-35 NU berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026. kegiatan itu menjadi forum permusyawaratan tertinggi NU untuk membahas berbagai agenda organisasi serta arah kebijakan NU ke depan.
Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.