Danamon, Prasmul, dan Manulife hadirkan ekosistem perencanaan pendidikan anak
Yogyakarta (ANTARA) - Universitas Prasetiya Mulya bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia meluncurkan Danamon Prasmul EduWealth (DPEW), sebuah ekosistem perencanaan pendidikan untuk membantu keluarga Indonesia menyiapkan pendidikan anak secara lebih terarah.
Ketua Pengurus Yayasan Prasetiya Mulya Prof. Dr. Djisman S. Simandjuntak mengatakan pendidikan merupakan investasi terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada anak dan menurutnya pendidikan tidak hanya soal memilih universitas terbaik, tetapi juga memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi terbaiknya.
"Melalui Danamon Prasmul EduWealth, kami ingin membantu keluarga Indonesia mempersiapkan perjalanan pendidikan anak secara lebih terstruktur sehingga keputusan pendidikan tidak lagi dibatasi oleh kesiapan finansial semata," katanya.
Djisman menilai tantangan pendidikan masa depan semakin kompleks, sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih menyeluruh. Karena itu, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi langkah penting untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Peluncuran DPEW dilakukan di Auditorium Harry-Jusuf Kampus BSD City Universitas Prasetiya Mulya dan dihadiri orang tua, kepala sekolah, guru bimbingan konseling, komunitas pendidikan, praktisi industri, serta pimpinan dari ketiga institusi.
Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon Ivan Jaya mengatakan biaya pendidikan terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun sehingga perencanaan keuangan sejak dini menjadi semakin penting.
Berdasarkan data Statistik Penunjang Pendidikan BPS, rata-rata biaya pendidikan SMA meningkat dari sekitar Rp4,6 juta pada 2018 menjadi Rp10,2 juta pada 2024.
Sementara itu, biaya pendidikan tinggi yang sempat menurun pada periode 2018 hingga 2021 kembali meningkat menjadi sekitar Rp19 juta pada 2024. Kondisi tersebut mendorong keluarga untuk menyiapkan pendanaan pendidikan secara lebih disiplin dan berkelanjutan.
"Pendidikan merupakan salah satu investasi terpenting bagi masa depan keluarga. Melalui Danamon Prasmul EduWealth, kami ingin membantu nasabah mempersiapkan kebutuhan dana pendidikan secara bertahap dan terencana melalui solusi keuangan yang sesuai kebutuhan keluarga," ujarnya.
Ivan menambahkan kolaborasi antara Danamon, Universitas Prasetiya Mulya, dan Manulife Indonesia menghadirkan pendekatan yang lebih komprehensif dalam mempersiapkan masa depan pendidikan anak, tidak hanya dari sisi pendanaan, ekosistem tersebut juga memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat memengaruhi keberlangsungan pendidikan.
"Danamon berkomitmen menghadirkan solusi yang membantu nasabah mencapai tujuan finansial jangka panjang. Kami berharap semakin banyak keluarga Indonesia membangun kebiasaan perencanaan keuangan yang disiplin demi mewujudkan mimpi anak di masa depan," jelasnya.
Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Lauren Sulistiawati mengatakan perencanaan pendidikan tidak cukup hanya dengan kesiapan finansial dan menurutnya perlindungan menjadi bagian penting agar rencana pendidikan tetap berjalan ketika keluarga menghadapi risiko yang tidak terduga.
"Pendidikan anak merupakan salah satu tujuan penting bagi banyak keluarga. Namun, rencana jangka panjang seperti ini perlu dipersiapkan secara menyeluruh, termasuk melalui perlindungan yang dapat membantu keluarga menjaga kesiapan finansial saat menghadapi berbagai risiko kehidupan," ungkapnya.
Lauren menegaskan Manulife Indonesia ingin mendukung keluarga Indonesia membangun perencanaan masa depan yang lebih terlindungi, sehingga rencana pendidikan anak dapat terus diupayakan dan diwujudkan dengan lebih baik.
Danamon Prasmul EduWealth menjadi hasil kolaborasi strategis yang menggabungkan kekuatan Universitas Prasetiya Mulya sebagai institusi pendidikan, Danamon sebagai mitra perbankan, dan Manulife Indonesia sebagai mitra perlindungan.
Melalui pendekatan terintegrasi tersebut, tambahnya, keluarga Indonesia diharapkan mampu mempersiapkan pendidikan anak mulai dari tahap perencanaan, pendanaan, hingga perlindungan secara lebih komprehensif.