gop-crypto.vip

Cicip Sayuran yang Ditanam di Luar Angkasa, Begini Reaksi Astronot

Jakarta -

Sekelompok astronot memanen sayuran di luar angkasa dan memasaknya bersama. Saking segarnya, mereka menyebut rasanya bikin kangen rumah di bumi.

Di tengah kehidupan tanpa gravitasi, makanan punya arti lebih dari sekadar pengisi perut. Aroma, rasa, dan proses memasaknya juga bisa menghadirkan kenangan tentang rumah.

Dilansir dari Times of India, (20/8/2026), astronot keturunan India, Anil Menon, baru-baru ini memiliki pengalaman kuliner unik di luar angkasa. Ia bersama astronaut Jessica Meir memanen sayuran yang ditanam di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cicip Sayuran yang Ditanam di Luar Angkasa, Begini Reaksi AstronotSetelah berhasil menanam sayuran di angksa, dua astronot ini mencoba memasaknya. Foto: Times of India

Sayuran tersebut berupa kale dan wasabi mustard yang tumbuh selama sekitar satu bulan. Keduanya dibudidayakan dalam fasilitas Veggie milik NASA untuk mempelajari pertumbuhan tanaman di luar Bumi.

Menon kemudian membagikan momen tersebut melalui video di X. Dalam video itu, ia dan Meir terlihat memanen daun, memeriksanya, lalu mencicipinya dengan beberapa bumbu sederhana.

Kegiatan tersebut terasa seperti konsep farm-to-table, tetapi dilakukan ratusan kilometer dari permukaan Bumi. Sayuran dipetik langsung sebelum disantap oleh kedua astronaut tersebut.

Meir awalnya mencoba sehelai daun tanpa tambahan apa pun. Menon kemudian menyarankan mereka menambahkan sedikit minyak dan cuka agar rasanya lebih menarik.

"Baunya seperti di bumi," ujar Meir saat mencicipinya.

"Aku rindu bumi. Tetapi tetap beruntung karena kami masih bisa melihatnya," ujar Menon.

Cicip Sayuran yang Ditanam di Luar Angkasa, Begini Reaksi AstronotTak disangka, rasanya justru bikin mereka kangen bumi. Foto: Times of India

Setelah itu, keduanya kembali mencicipi sayuran dengan beberapa pendamping. Salah satunya l krim wasabi mustard yang menurut Meir memiliki rasa cukup kuat.

Bagi astronot, makanan segar seperti ini bukan sekadar variasi menu. Aroma dan rasa yang familiar juga dapat menjadi pengingat terhadap kehidupan mereka di Bumi.

Namun, kegiatan tersebut sebenarnya merupakan bagian dari eksperimen ilmiah. NASA menggunakan sistem Veggie untuk mempelajari cara tanaman tumbuh dalam kondisi mikrogravitasi.

Meir bahkan menemukan sesuatu yang menarik saat memeriksa daun tanaman. Ia melihat daun-daun kecil baru yang tumbuh dari permukaan daun utama dan menduga kondisi mikrogravitasi mungkin berpengaruh.

(dfl/adr)