Charm Edukasi 2 Ribu Siswi Jakarta soal Menstruasi dan Gaya Hidup Ramah Lingkungan
AKURAT.CO PT Uni-Charm Indonesia Tbk melalui merek pembalut Charm menggelar program edukasi menstruasi dan lingkungan bertajuk School to School Extra Maxi sejak April 2026. Program ini menjangkau lebih dari 2.000 siswi SMP dan SMA di Jakarta dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Program ini mengajak para pelajar memahami keterkaitan antara penggunaan produk sehari-hari dengan kondisi lingkungan. Selain edukasi mengenai kesehatan menstruasi, peserta juga diperkenalkan dengan penerapan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) dalam aktivitas sehari-hari.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, timbulan sampah nasional pada 2025 mencapai lebih dari 30 juta ton. Karena itu, edukasi mengenai gaya hidup ramah lingkungan dinilai penting untuk membantu mengurangi dampak sampah.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Charm juga meluncurkan edisi terbatas Charm Extra Maxi Bio Materials Eco Friendly Package. Produk tersebut membawa sejumlah perubahan pada material dan kemasannya, meliputi:
- Lapisan pembalut yang bersentuhan langsung dengan kulit menggunakan bio material yang berasal dari organic cotton, minyak nabati dan tebu.
- Kemasan dibuat dari bahan kertas sehingga lebih mudah didaur ulang.
- Kemasan dirancang dapat digunakan kembali sebagai wadah penyimpanan pembalut maupun barang kecil lainnya.
- Sebagian karton distribusi memanfaatkan material limbah tandan kosong kelapa sawit (Empty Fruit Bunch/EFB) sebagai upaya mengurangi penggunaan bahan baku baru.
Brand Ambassador Charm, Syifa Hadju, mengaku mulai membiasakan diri menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan di tengah aktivitasnya. Menurutnya, kebiasaan sederhana dapat memberikan dampak positif jika dilakukan secara konsisten.
"Untuk urusan pemilihan produk, aku sebisa mungkin selalu pilih produk yang ramah lingkungan, salah satunya Charm yang sudah bertahun-tahun meluncurkan pembalut ramah lingkungan," ujar Syifa, dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (10/7/2026).
Presiden Direktur PT Uni-Charm Indonesia Tbk, Yasutaka Nishioka, mengatakan School to School Extra Maxi tidak hanya mengedukasi penggunaan pembalut. Program tersebut juga bertujuan menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan.
"Program edukasi 'School to School Extra Maxi' hadir bukan sebatas memberikan pemahaman bagi siswi SMP dan SMA dalam memilih pembalut yang tepat sesuai kebutuhan," ungkapnya.
Ia berharap inisiatif tersebut dapat mendorong pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Menurutnya, hal ini juga mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada konsumsi berkelanjutan dan perlindungan ekosistem.