Cerita Petugas Hadapi Penumpukan Penumpang di Stasiun Manggarai
Liputan6.com, Jakarta - Stasiun Manggarai sempat dipadati penumpang pada Kamis (20/8/2026) pagi. Kepadatan terjadi setelah perjalanan KRL terganggu akibat insiden warga tertemper di sekitar Stasiun Tebet.
Penumpukan penumpang terjadi pada pengguna KRL Commuter Line dari arah Depok, Nambo, dan Bogor menuju Jakarta Kota maupun rute sebaliknya. Penumpang yang tertahan kemudian memenuhi sejumlah area peron di stasiun transit tersebut.
Kondisi ini turut dihadapi petugas yang berjaga di Stasiun Manggarai. Petugas Pengamanan KAI Commuter Indonesia (PAM KCI), Iful, menceritakan situasi penumpukan yang terjadi di peron 11–12.
"Iya, tadi sempat ada (penumpukan penumpang) di sini peron 11-12 yang dari arah Bogor dan sebaliknya," kata Petugas Pengamanan KAI Commuter Indonesia (PAM KCI), Iful kepada Liputan6.com, Kamis (20/8/2026).
Iful mengatakan, penumpukan penumpang berlangsung sekitar satu sampai dua jam, mulai pukul 06.30 WIB hingga sekitar pukul 08.00–09.00 WIB.
"Satu jam lah kurang lebih, dari sekitar jam 06.30-an sampai 08.00-09-00 an,” ucap Iful.
Menurutnya, perjalanan KRL tujuan terdampak mulai kembali lancar sekitar pukul 09.00 WIB. "Dari jam 09.00-an lah udah lancar lagi," tutup Iful.
Hal serupa disampaikan rekan Iful, Hendi. Namun, menurut Hendi, penumpukan penumpang KRL Commuter Line lintas Sudirman, Tanah Abang, Duri, dan Kampung Bandan tidak berlangsung lama.
“Tadi sempet (penumpukan penumpang), tapi enggak lama,” ujar Hendi.
Hendi menyebut penumpukan di lintas tersebut berlangsung sekitar 40 menit. Sementara itu, perjalanan KRL tujuan Jakarta Kota menjadi salah satu yang terdampak lebih lama akibat kejadian warga tertemper di sekitar Stasiun Tebet.
"Tadi paling 40 menitan lah antara jam 08.00 sampai jam 09.00. Yang padet tadi di peron 11-12 (tujuan Depok, Nambo, Bogor). Kalau di sini (tujuan Sudirman, Tanah Abang, Duri dan Kampung Bandan) enggak terlalu, malah kosong aja kayak biasa," kata Hendi.