Cek Kesehatan Gratis di Kepulauan Seribu jangkau 40,88 persen warga
Jakarta (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat capaian program prioritas Presiden, yakni Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayah kepulauan Provinsi DKI Jakarta tersebut telah menjangkau 40,88 persen dari total warga yang ditargetkan menerima manfaat tersebut.
“Alhamdulillah progres capaian pelaksanaan CKG per 14 Oktober 2026 ini sudah mencapai 40,88 persen,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu dr Ghamal Ahmad Permana di Jakarta, Sabtu.
Ghamal menjelaskan realisasi capaian ini melebihi target tiga bulan yang diproyeksi mencapai 36 persen.
“Alhamdulillah kami bisa melewati target,” kata dia.
Ia menjelaskan saat ini pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis masih terus berlanjut untuk setiap kelompok umur, mulai dari bayi, balita, anak usia sekolah, dewasa dan lansia.
Ia mengatakan kegiatan CKG sejalan dengan pelaksanaan skrining di tiap kelompok umur tersebut sehingga data capaian akan terus bertambah hingga akhir tahun nanti.
“Kami terus melakukan pendataan terhadap capaian masyarakat memanfaatkan program kesehatan tersebut,” kata dia.
Ghamal juga mengungkapkan kendala yang dialami di lapangan untuk pelaksanaan CKG, yakni masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk datang ke puskesmas untuk memanfaatkan program tersebut.
Ia pun menekankan agar petugas puskesmas proaktif melakukan skrining rutin per kelompok usia serta melakukan program CKG ketika masyarakat mengakses puskesmas untuk berobat.
“Kami juga mempunyai kegiatan CKG komunitas yaitu berkolaborasi dengan skrining TBC pada masyarakat yang datanya juga berkaitan langsung dengan skrining CKG,” kata dia.
Baca juga: Pemkot Jaktim perluas pelacakan TBC lewat CKG hingga 778 lokasi
Baca juga: Kadar lemak tak normal jadi temuan terbanyak CKG di Jakarta
Baca juga: DKI telah temukan 40 ribu kasus tuberkulosis
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.