Calvin Verdonk langsung fokus untuk Lille setelah bawa Indonesia juara
Calvin Verdonk langsung fokus untuk Lille setelah bawa Indonesia juara
Sabtu, 10 Oktober 2026 06:19 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Calvin Verdonk (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Thailand Supachai Chaided dalam pertandingan final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hma (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Jakarta (ANTARA) - Bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk mengaku langsung mengalihkan fokus ke klubnya, Lille, setelah membantu Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 pada Senin lalu.
Indonesia menjadi juara setelah mengalahkan Thailand pada babak adu penalti dengan skor 4-2. Gelar juara ini merupakan penantian panjang tim senior Indonesia selama 35 tahun.
"Tidak banyak waktu untuk merayakan kemenangan dengan layak, tetapi kami tetap merayakannya bersama tim. Namun, setelah pertandingan melawan Thailand, fokus saya langsung beralih ke pertandingan berikutnya pada Sabtu. Kami semua harus mempersiapkan diri untuk pertandingan ini,” kata Verdonk, dikutip dari unggahan Instagram resmi Lille, Jumat.
Lille sendiri akan melakoni laga pekan keenam Liga Prancis menghadapi Le Havre di Stadion Pierre-Mauroy, Sabtu pukul 22.15 WIB. Setelah laga ini, mereka kemudian akan menantang Arsenal dalam lanjutan Liga Champions di Stadion Emirates pada Rabu (14/10) pukul 02.00 WIB.
Adapun, laga menjamu Le Havre menjadi kesempatan terdekat Verdonk untuk menambah menit bermainnya. Sebelumnya, bek berusia 29 tahun itu sudah tampil tiga kali dalam enam pertandingan Lille di musim ini.
Dalam kesempatan yang sama, Verdonk juga mengungkapkan upayanya menjaga ritme waktu Eropa ketika selama membela tim Garuda. Menurutnya, penyesuaian waktu ini menjadi salah satu hal yang diperhatikannya, agar ketika kembali dari membela Indonesia, ia dapat mengikuti rutinitas di klub dengan baik.
“Ya, ketika berada di Indonesia, terkadang saya berusaha mengikuti waktu Eropa. Dalam perjalanan pulang menggunakan pesawat, saya juga berusaha menjaga ritme waktu Eropa. Jadi, ketika sudah malam, saya mencoba tidur di pesawat,” ucap Verdonk.
“Ketika tiba di klub ini, semuanya terorganisasi dengan baik dan mereka banyak membantu saya dalam proses pemulihan,” tambah dia.
Saat ini, Lille menghuni peringkat keempat klasemen Liga Prancis dengan 10 poin, sementara di Liga Champions mereka menempati peringkat 22 dengan tanpa perolehan poin setelah dikalahkan Real Betis pada laga perdana.