gop-crypto.vip

Cak Imin Jelang Muktamar NU: Semua Ingin Perbaikan dari Kegagalan Pemimpin

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:17 WIB

Jakarta, VIVA – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan banyak tokoh yang menginginkan perbaikan dan pembaruan di tubuh NU jelang Muktamar ke-35 pada Agustus 2026 mendatang.

Baca Juga

"Kita tunggu muktamar. Tapi saya sudah ketemu semua tokoh, semua ingin perbaikan dari kegagalan kepemimpinan yang ada. Maka mutlak pembaharuan," ucap Cak Imin kepada wartawan, dikutip Sabtu, 18 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cak Imin menjelaskan, aspirasi tersebut disampaikan kepada dirinya karena tidak ada ruang untuk menyuarakan.

Baca Juga

"Saya sebagai kader diminta menyuarakan ini oleh banyak pihak ya, karena tidak ada ruang untuk menyampaikan, kesempatannya ada di saya," jelas dia.

Kata Cak Imin, perbaikan itu terus disuarakannya melalui pergantian pengurus baru dan pemimpin PBNU pada Muktamar nanti.

Baca Juga

"Maka saya terus menyampaikan suara keinginan perubahan dan perbaikan PBNU melalui bergantian pengurus baru yang benar-benar di luar pengurus hari ini," jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya memastikan persiapan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) telah memasuki tahap akhir. 

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya (tengah) di Kantor PBNU

Photo :

  • Yeni Lestari/VIVA

Dia menyebut, berbagai hal yang sebelumnya dikhawatirkan terkait penyelenggaraan Muktamar telah berhasil diatasi.

Saat ini, Gus Yahya menyebut panitia tinggal menyelesaikan sejumlah detail teknis menjelang pelaksanaan Muktamar yang dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

“Saya bisa katakan bahwa semua orang boleh tenang karena Insya Allah persiapan-persiapan sudah dilakukan dengan baik. Hal-hal yang dikhawatirkan sebetulnya sudah enggak ada lagi,” kata Gus Yahya kepada wartawan di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, dikutip Rabu, 15 Juli 2026.

Gus Yahya lantas menjelaskan pemilihan Pondok Pesantren Tambakberas sebagai lokasi Muktamar memiliki makna tersendiri bagi warga Nahdlatul Ulama. Sebab, pesantren tersebut didirikan oleh salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Hasbullah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia meyakini lokasi tersebut akan membawa suasana yang kondusif sehingga Muktamar dapat berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan yang bermanfaat.

Gus Yahya berharap Muktamar Ke-35 NU dapat berjalan harmonis dan menghasilkan keputusan yang membawa maslahat, tidak hanya bagi warga Nahdlatul Ulama, tetapi juga bagi bangsa Indonesia dan kemanusiaan secara luas.

Halaman Selanjutnya

“Karena materi-materi yang kita siapkan untuk dibahas di dalam Muktamar itu adalah materi-materi yang menyangkut kepentingan kemaslahatan bangsa dan manfaat kemanusiaan seluruhnya,” jelas dia.