gop-crypto.vip

Bursa kerja di Demak sediakan 2.480 lowongan

Bursa kerja di Demak sediakan 2.480 lowongan

Kamis, 30 Juli 2026 19:16 WIB

Image Print

Pembukaan "Job Fair & Kadin Fest 2026" di Gedung IPHI Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Demak, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menggelar bursa kerja dengan menggandeng 30 perusahaan dan jumlah lowongan kerja yang disediakan sebanyak 2.480 lowongan.

"Kami berharap peluang terserap bisa tinggi, karena jumlah angkatan kerja baru di Kabupaten Demak saat ini berkisar 2.000 angkatan kerja, sehingga ketika semua terserap tentu nilainya bisa seimbang antara kebutuhan angkatan kerja dengan lowongan yang dibuka di job fair kali ini," kata Bupati Demak Eistianah saat pembukaan "Job Fair & Kadin Fest 2026" di Gedung IPHI Kabupaten Demak, Jateng, Kamis.

Menurut dia, bursa kerja ini salah satu upaya paling efektif dalam mengurangi angka pengangguran.

Ketika seluruh angkatan kerja bisa terserap, maka angka pengangguran bisa ditekan.

Ia memastikan banyak masyarakat yang sudah melek teknologi dan mengetahui informasi lowongan, tetapi masih banyak juga yang belum mengetahui perusahaan apa saja yang ada di Kabupaten Demak.

"Melalui event job fair ini, terjadi pertemuan langsung antara pengusaha, perusahaan, pencari kerja, dan masyarakat umum. Dari event ini, contact person yang ada bisa saling bertukar informasi. Jadi peluangnya tidak hanya saat event job fair saja, tetapi kesempatan berikutnya tetap terbuka untuk semua. Perusahaan pun tidak perlu susah-susah mencari tenaga kerja ke daerah lain, cukup dari Kabupaten Demak saja," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, kegiatan bursa kerja rutin digelar. Tahun ini merupakan bursa kerja keempat kalinya.

Pada bursa kerja tersebut, Pemkab Demak berkolaborasi dengan Kadin (Kamar Dagang dan Industri) untuk mengadakan Kadin Fest selama tiga hari, dua hari kegiatan job fair-nya, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Kadin Fest.

Hal itu, kata dia, tidak menutup kemungkinan masih ada lowongan-lowongan lain yang dikerjasamakan dengan perusahaan.

"Pada prinsipnya, kami menghimbau kepada seluruh perusahaan yang ada di Kabupaten Demak untuk bisa menyerap dan mengutamakan warga lokal Kabupaten Demak," ujarnya.

Ia berharap ada kontribusi yang diberikan perusahaan yang berada di Kabupaten Demak, sehingga pengangguran dan kemiskinan bisa kita tekan dan masyarakat bisa berdaya.

Termasuk, soal transfer ilmu kepada pekerja lokal, karena banyak pengusaha atau investor asing yang menanamkan usahanya di Kabupaten Demak, sehingga teknologinya masih menggunakan tenaga kerja asing (TKA).

"Oleh karena itu, kami harapkan ada waktu tertentu bagi TKA untuk melakukan transfer of knowledge (pentransferan ilmu) kepada warga lokal di Kabupaten Demak. Jadi tidak seterusnya menggunakan TKA, tetapi nantinya bisa bergantian dengan warga lokal. Ini merupakan hasil diskusi dan arahan dari Bapak Kepala Dinas Perindustrian Provinsi Jawa Tengah," ujarnya.

Sementara, kehadiran Kadin Fest, dia optimistis bisa berdampak positif, karena usaha mikro kecil, dan menengah (UMKM) ini sebelumnya juga mendapat pendampingan.

"Mudah-mudahan adanya kerja sama dengan Kadin, permasalahan pelaku UMKM Demak bisa dicarikan jalan keluarnya, baik terkait permodalan maupun pemasaran," ujarnya.

Pemkab Demak sendiri juga sudah memberikan pelatihan pemasaran secara online bekerja sama dengan marketplace yang ada di Indonesia.

"Selain itu, kami juga melibatkan para pelaku UMKM di setiap event yang ada di Kabupaten Demak, sehingga perekonomian ini terus berputar dan masyarakat Kabupaten Demak semakin mengenal produk-produk lokalnya," ujarnya.

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.