gop-crypto.vip

Bupati optimistis Sekolah Rakyat Banyumas siap memulai pembelajaran

Bupati optimistis Sekolah Rakyat Banyumas siap memulai pembelajaran

Senin, 27 Juli 2026 15:58 WIB

Image Print

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono (kiri depan) meninjau gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Banyumas di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Jawa Tengah, Senin (27/7/2026). ANTARA/HO-Pemkab Banyumas

Banyumas (ANTARA) - Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono optimistis Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, siap memulai pembelajaran setelah seluruh sarana pendukung dipastikan siap menjelang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 29 Juli 2026.

"Ini sekolah rakyat, tapi luar biasa gedungnya megah sekali. Tadi sudah dicek semua fasilitasnya, untuk listrik dan air sudah siap," kata Bupati saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Banyumas di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Banyumas, Senin.

Menurut dia, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyumas memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dari ruang pembelajaran, asrama putra dan putri, asrama guru, laboratorium bahasa, laboratorium komputer, gedung serbaguna, tempat ibadah, hingga lapangan basket dan mini soccer.

Ia juga mengajak orang tua yang masuk kategori desil 1 dan desil 2 atau keluarga sangat tidak mampu yang anaknya belum memperoleh sekolah agar tidak ragu menyekolahkan anaknya di Sekolah Rakyat.

"Jadi untuk orang tua yang masuk desil 1 dan 2 yang anak-anaknya belum mendapatkan sekolah, dan selama di sini masih ada kursi, monggo (silakan), jangan ragu-ragu. Ini sekolah yang luar biasa, fasilitas gedungnya dan guru-gurunya sangat berkualitas," kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyumas Siti Isbandiyah mengatakan jadwal pembukaan MPLS dimajukan menjadi 29 Juli 2026 dari semula 30 Juli karena kesiapan sarana dan prasarana telah dinilai matang.

Setelah pembukaan, kata dia, siswa akan mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai pada 1 Agustus 2026.

Menurut dia, para peserta didik juga akan memperoleh pembekalan melalui Program Bakti Taruna yang melibatkan taruna Akademi Militer, Akademi Kepolisian, dan akademi lainnya untuk membangun disiplin dan karakter kehidupan berasrama.

“Jumlah peserta didik saat ini mencapai 299 orang yang terdiri atas 50 siswa eksisting dan 249 siswa baru. Kuota tersebut masih dapat bertambah karena proses pemenuhan peserta didik terus dilakukan, terutama setelah sebagian alokasi jenjang SD dialihkan ke SMP dan SMA,” katanya.

Dia mengatakan pembekalan siswa akan berlangsung melalui tahapan pra-MPLS, MPLS, hingga matrikulasi akademik yang dijadwalkan berakhir pada 30 September 2026.

Selain menyiapkan proses pembelajaran, kata dia, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyumas juga menjalin kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas untuk mendukung konsep green school melalui pendampingan pengelolaan sampah dan penghijauan kawasan sekolah maupun lingkungan asrama.

Baca juga: Sekolah Rakyat Banyumas matangkan persiapan MPLS untuk siswa baru

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.