gop-crypto.vip

Bupati lepas 11 Duta Patriot Transmigrasi 2026 asal Madiun - ANTARA News Jawa Timur

Madiun (ANTARA) - Bupati Madiun Hari Wuryanto melepas sebanyak 11 peserta Duta Program Ekspedisi Patriot 2026 asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur untuk bertugas selama empat bulan mendukung percepatan pembangunan kawasan transmigrasi, utamanya di Indonesia bagian timur.

"Saya mengapresiasi 11 putra dan putri terbaik daerah ini dalam mengikuti Ekspedisi Patriot Transmigrasi 2026. Program ini merupakan inovasi pemerintah dalam mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi melalui pemanfaatan sumber daya manusia unggul," ujar Hari Wuryanto di Madiun, Jawa Timur, Jumat.

Adapun ke-11 duta tersebut merupakan lulusan sejumlah perguruan tinggi negeri, yakni Universitas Brawijaya (UB), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Mereka lolos seleksi nasional yang diselenggarakan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia.

Selama masa penugasan, para peserta akan ditempatkan di enam kawasan transmigrasi yang berada di Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat.

Mereka akan melakukan riset, pemetaan potensi wilayah, pendampingan masyarakat, hingga penyusunan rekomendasi pembangunan berbasis keilmuan sesuai disiplin masing-masing.

Bupati menilai para peserta tidak hanya membawa nama baik Kabupaten Madiun, tetapi juga diharapkan mampu menjadi jembatan kolaborasi antar-daerah. Pemetaan potensi ekonomi dan peluang investasi yang dilakukan selama penugasan dinilai dapat membuka ruang kerja sama yang saling menguntungkan antara Kabupaten Madiun dan daerah tujuan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Madiun Arik Krisdiananto, menegaskan Pemerintah Kabupaten Madiun memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Patriot Transmigrasi. Seluruh kebutuhan operasional peserta telah dipersiapkan guna menunjang kelancaran tugas di lapangan.

"Pemkab Madiun berkomitmen memberikan fasilitasi terbaik agar peserta dapat fokus menjalankan pengabdian di lokasi penugasan. Seluruh perlengkapan dasar hingga kebutuhan khusus sudah kami siapkan sesuai karakteristik wilayah penempatan," kata Arik.

Fasilitas yang diberikan meliputi akomodasi, matras, selimut, jas hujan, obat-obatan, hingga obat kina sebagai pencegahan malaria bagi peserta yang ditempatkan di wilayah Papua.

Program Patriot Transmigrasi merupakan inisiatif Kementerian Transmigrasi RI yang melibatkan lulusan perguruan tinggi untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi melalui pendekatan ilmiah, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat.

Keikutsertaan 11 peserta asal Kabupaten Madiun diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kawasan transmigrasi sekaligus memperkuat sinergi pembangunan antardaerah.

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.