gop-crypto.vip

Bupati Kulon Progo pastikan Jembatan Nglinggan siap dukung pariwisata

Bupati Kulon Progo pastikan Jembatan Nglinggan siap dukung pariwisata

Kamis, 20 Agustus 2026 21:44 WIB

Image Print

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan usai meninjau langsung kondisi bangunan baru jembatan bersama Wakil Bupati Ambar Purwoko, jajaran Forkopimda, Dinas Pariwisata, serta Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo meninju Jembatan Nglinggan di Kulon Progo, Kamis. ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo

Kulon Progo (ANTARA) - Bupati Kulon Progo Agung Setyawan memastikan Jembatan Nglinggan di Banaran, Kapanewon Galur, Kab Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah selesai dibangun kembali siap untuk mendukung konektivitas jaringan jalan daerah serta akses pariwisata menuju Pantai Trisik.

Hal itu disampaikan Bupati Agung usai meninjau langsung kondisi bangunan baru jembatan bersama Wakil Bupati Ambar Purwoko, jajaran Forkopimda, Dinas Pariwisata, serta Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo di Kulon Progo, Kamis.

"Forkopimda, Wabup, Kapolres, Komandan Kodim, dan Kajari mengelilingi daerah Trisik dan melihat jembatan baru. Bisa kita lihat yang tadinya patah, setelah patah sekarang sudah diganti, tidak ada tiang penyangga sama sekali di bawahnya, jadi sungainya terbebas dari penghalang," kata Agung.

Agung menjelaskan perbaikan jembatan yang sempat amblas pada 2024 akibat gerusan arus sungai tersebut kini telah ramah bencana dan siap memfasilitasi mobilitas ekonomi warga maupun wisatawan.

Pembangunan kembali jembatan sepanjang 45,4 meter dan lebar 9 meter ini direalisasikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dengan alokasi APBN sebesar Rp13,778 miliar.

Secara teknis, lanjutnya, Kementerian PUPR menerapkan perubahan desain dengan memanfaatkan sistem gelagar pracetak tanpa pilar di tengah sungai dan seluruh beban dialihkan ke tiang penyangga (abutment) di kedua sisi sungai untuk meminimalkan risiko gerusan air dan penumpukan sampah saat debit sungai meningkat.

Selain perbaikan struktur utama jembatan yang kini memiliki lebar badan jalan kendaraan 6 meter ini, dapat dilalui kendaraan roda empat dari dua arah secara bersamaan fasilitas trotoar pejalan kaki turut dibangun di kedua sisinya.

Proyek ini digarap oleh Satker Pelaksanaan Jalan Nasional di bawah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, bekerja sama dengan kontraktor pelaksana CV Ramadhany Kukuh Sejahtera dan konsultan supervisi PT Adhy Duta Prima KSO PT Aksie Super Powers.

"Selain merenovasi jembatan, proyek ini mencakup pelebaran jalan akses dari Jembatan Kabanaran hingga Jembatan Nglinggan menjadi standar 5,5 meter dengan perkuatan lapis pondasi agregat serta bahu jalan beton," katanya.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo optimistis rampungnya infrastruktur ini dapat mempercepat pemulihan rantai pasok ekonomi lokal serta meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan pesisir selatan Yogyakarta.

Sementara itu, Kepala Dusun Sidorejo Jaka Samudra mengapresiasi selesainya pembenahan akses transportasi tersebut karena langsung berdampak positif pada kelancaran roda ekonomi dan pariwisata warga lokal.

"Kami berharap pemkab melanjutkan program pelebaran aspal jalan dari area jembatan hingga menuju bibir Pantai Trisik pada tahun anggaran mendatang," harapnya.

Pewarta : Sutarmi
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026