Bupati KKU dorong kolaborasi pemda-PGRI perkuat kualitas pendidikan - ANTARA News Kalimantan Barat
Bengkayang (ANTARA) - Bupati Kayong Utara (KKU) Romi Wijaya mendorong penguatan kolaborasi pemerintah daerah dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat perlindungan guru dalam menjalankan tugas profesionalnya.
Bupati Romi mengatakan PGRI memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan sektor pendidikan, termasuk merumuskan langkah-langkah yang dapat memperkuat perlindungan terhadap guru.
"Saya berharap PGRI dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis dan berkontribusi maksimal dalam dunia pendidikan Kayong Utara," ujarnya saat membuka Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) I PGRI Kayong Utara Tahun 2026 di Aula SMAN 1 Sukadana, Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu.
Ia menilai perlindungan terhadap guru perlu mendapat perhatian karena dalam menjalankan tugas mengajar, pendidik menghadapi berbagai persoalan yang berpotensi berujung pada masalah hukum.
Menurut dia, PGRI bersama pemerintah daerah dapat merancang sistem yang lebih optimal untuk memberikan perlindungan kepada guru selama menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
"Bagaimana penguatan dan mendesain sebuah sistem yang lebih maksimal dalam perlindungan guru dalam proses kegiatan mengajar yang sangat rentan terjadi masalah-masalah hukum," katanya.
Selain perlindungan guru, Romi mendorong PGRI berkontribusi dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Kayong Utara.
Ia mengatakan keterlibatan organisasi profesi guru penting dalam proses pembangunan pendidikan karena PGRI memiliki kedekatan dengan para pendidik dan memahami berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.
"Yang kedua, tentunya saya berharap PGRI juga dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan di Kayong Utara," ujarnya.
Untuk memperkuat sinergi tersebut, ia meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara melibatkan PGRI dalam setiap proses perumusan kebijakan di bidang pendidikan.
Menurut dia, pelibatan organisasi profesi guru diperlukan agar kebijakan yang disusun pemerintah daerah dapat lebih responsif terhadap kebutuhan dan kondisi dunia pendidikan.
Romi berharap hubungan antara Pemerintah Kabupaten Kayong Utara, Dinas Pendidikan, dan PGRI semakin kuat sehingga dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan serta kesejahteraan dan perlindungan bagi tenaga pendidik.
Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.