Bupati Haerul ingatkan pentingnya kelestarian lingkungan bagi sumber air
Mari kita tingkatkan kesadaran dalam melestarikan lingkungan.
Lombok Timur (ANTARA) - Bupati Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Haerul Warisin mengajak masyarakat menjaga kelestarian lingkungan guna menjamin ketersediaan sumber air dan keberlanjutan ekosistem.
"Mari kita tingkatkan kesadaran dalam melestarikan lingkungan," kata Haerul Warisin saat menghadiri tradisi gawe adat Selametan Otak Reban di Desa Sambelia di Lombok Timur, Senin.
Bupati mengapresiasi kepedulian lingkungan masyarakat setempat yang konsisten menjaga kelestarian alam. Saat melintasi tepian sungai menuju lokasi acara, ia menyaksikan aliran air yang tetap mengalir jernih sepanjang musim.
Oleh karena itu, gawe adat tersebut menjadi momen syukur bersama atas ketersediaan air yang terus terjaga di Desa Sambelia.
Menurutnya, kondisi tersebut merupakan buah dari kepedulian masyarakat Sambelia yang konsisten merawat alam dan menjaga kelestarian hutan.
Selain sebagai bentuk kesyukuran dan silaturahmi, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi momen penyampaian aspirasi, baik dari masyarakat Sambelia maupun para kepala desa.
Sementara itu Kepala Desa Sambelia Moh. Kahar mengatakan bahwa para petani merasa sangat bahagia tidak hanya karena kehadiran bupati melainkan pula karena Selametan Otak Reban menandai dimulainya masa pengelolaan lahan dan penebaran benih, khususnya untuk musim tanam padi.
Ia juga menyampaikan beberapa aspirasi dan keluhan dari masyarakat, khususnya para petani di desa Sambelia. Salah satunya adalah perlunya peningkatan jalan usaha tani dan potensi pengairan dan kawasan sungai setempat.
"Selain dimanfaatkan untuk irigasi sawah, bantaran sungai saat ini juga dimanfaatkan sebagai destinasi pariwisata yang banyak dikunjungi wisatawan, baik dari dalam maupun luar wilayah Sambelia," katanya.
Baca juga: BMKG: El Nino memperparah krisis air tahunan di NTB
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
Sugiharto Purnama
COPYRIGHT © ANTARA 2026